SuaraSumsel.id - Festival Pompong Hias 2021 dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Desember 2021. Festival ini adalah acara yang diselenggarakan nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Gelaran Festival Pompong Hias 2021 ini merupakan kelanjutan dari festival serupa tahun sebelumnya yang menuai sukses.
Panitia Festival Pompong Hias II, M Salinan mengatakan,Festival Pompong Hias 2021 bisa melestarikan tradisi melaut masyarakat Sungsang serta menjadi ajang promosi pariwisata, membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah pesisir.
"Kami berupaya mengenalkan adat dan budaya nelayan Sungsang dalam rangka percepatan pemulihan perekonomian di wilayah pesisir, menghidupkan kembali UMKM dan menggeliatkan kembali pariwisata di Kabupaten Banyuasin di masa pandemi COVID-19," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Untuk menyukseskan festival tersebut, panitia mengajak semua pihak, lembaga pemerintah dan swasta berpartisipasi menjadi sponsor dan peserta.
Dalam lomba dan festival ini, masing-masing pompong /kapal hias akan dinilai oleh tim juri independen, bagi peserta yang dinyatakan sebagai juara diberikan hadiah berupa uang tunai dengan total Rp15 juta dengan perincian juara I Rp5 juta plus trofi dan piagam, juara II Rp 4 juta, juara III Rp3 juta, dan juara harapan Rp2 juta plus trofi dan piagam, kata Salinan yang juga Camat Banyuasin II itu.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahtizal mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang dapat melestarikan budaya dan mempromosikan pariwisata yang digelar oleh pemerintah daerah bersama nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Banyuasin itu.
Festival Pompong Hias 2021 diharapkan lebih meriah dari tahun sebelumnya serta menarik perhatian wisatawan nusantara dan mancanegara sehingga bisa dimasukkan dalam kalender kegiatan pariwisata tahunan, kata Kadisbudpar Sumsel. (ANTARA)
Baca Juga: Warga Pagaralam Selatan Serahkan Senjata Api Rakitan ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya