SuaraSumsel.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan atau BKSDA Sumsel bersama Unit Pidsus Polrestabes Palembang, Selasa (16/11/2021) menggelar penertiban terhadap satwa yang dilindungi.
Dari kegiatan tersebut, diamankan tiga satwa yang diawetkan alias opsetan dan 3 satwa dilindungi satwa dilindungi dalam kondisi hidup.
Penyitaan ini berasal dari pemilik di tiga lokasi berbeda di Palembang, yakni Plaju, Kalidoni, dan Alang-Alang. Satwa opsetan di antaranya dua kepala rusa, satu harimau Sumatera.
Sedangkan ketiga satwa lindung yakni dua Kakatua Koki dan Kasturi Ternate.
Kepala BKSDA Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan upaya pencegahan akan terus dilakukan khususnya pada sejumlah wilayah yang rentan terjadi pelanggaran kepemilikan tanpa izin
Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan hewan tersebut merupakan kerja samanya dengan BKSDA Sumsel.
“Kita bekerja sama dengan BKSDA Sumsel, yang mana itu merupakan kegiatan rutin mereka dan melakukan patroli,”katanya.
Berita Terkait
-
Kronologi Anak Pekerja Penanaman HTI di Inhil Tewas Diterkam Harimau
-
Harimau Sumatera Mati Akibat Manultrisi Kronis Dimusnahkan
-
Bocah Perempuan Tewas Diduga Diterkam Harimau, Sempat Diseret Keluar Pondok
-
Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Karet Palas
-
BBKSDA Riau Ungkap Penyebab Harimau Mati Terjerat Kawat Seling di Bengkalis
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan