SuaraSumsel.id - Sebanyak enam remaja yang diketahui menjadi pendaki ilegal di Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan disanksi. Mereka disanksi di-blaklist (dilarang) mendaki Gunung Dempo tersebut selama tiga tahun ke depan.
Hukuman ini diberikan karena mereka kedapatan mencuri tanaman edelweis.
"Hukuman ini diberikan karena mereka tidak mematuhi SOP, termasuk mencuri tanaman yang dilindungi di Gunung Dempo, bunga Edelweis," kata Ketua Balai Registrasi Gunung Dempo (Brigade) Pagar Alam, Arindi, Rabu (17/11/2021).
Ia mengungkapkan jika para pendaki ilegal ini tidak diberi izin mendaki hingga puncak, akibat perlengkapan keselamatan yang tidak lengkap.
"Hanya boleh, berkemah di Kampung IV," ujar dia.
Saat diselidiki ternyata mereka mendaki dengan tidak sesuai prosedur dan ditemukan pelanggaran. Melain mengambil bunga Edelweis, mereka pun merusak tanaman yang dilindungi, yakni Kayu Panjang Umur.
Atas perbuatan itu, tim memberikan sanksi memblaklist mereka mendaki Gunung Dempo selama tiga tahun ke depan.
“Pendaki ilegal yang masih remaja berinisial CS, DA, OP, DA, DM dan DA itu, kini di Blacklist atau dilarang mendaki selama tiga tahun di kawasan hutang lindung Gunung Dempo,” ujarnya seperti dilansir di media sosial brigade Gunung Dempo.
Para pendaki ini diutarakan melakukan 4 pelanggaran di antaranya mendaki mematuhi peraturan/SOP, meninggalkan sampah di kawasan Gunung Dempo, memotong, mengambil,membawa turun tanaman yg dilindungi di kawasan Gunung Dempo, sekaligus menerobos jalur pendakian yg tidak resmi.
Baca Juga: UMP Sumsel 2022 Tidak Naik, Buruh Tolak Tandatangani Hasil Rapat Dewan Pengupah
Tag
Berita Terkait
-
Ingin Kulit Bercahaya Sebening Kristal? Coba Skincare dengan Kandungan Ekstrak Edelweiss
-
Kasna, Bunga Keabadian dari Karangasem Yang Direkomendasikan Untuk Sarana Upacara Yadnya
-
Aturan dan Sanksi Memetik Bunga Edelweis
-
Kenapa Bunga Edelweis Dilarang Dipetik? Ini Aturan dan Hukumannya
-
Dikritik Gegara Edelweis, Ini 5 Foto Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Liburan ke Bromo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan