SuaraSumsel.id - Harga minyak goreng curah di daerah di Sumatera Selatan melambung tinggi. Kondisi ini terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Pagaralam, Baturaja, Palembang dan sekitarnya.
Kenaikan harga minyak yang telah berlangsung selama sebulan terakhir, mengakibatkan ibu-ibu atau emak-emak mengeluh. Kenaikan harga bervariatif namun terus melonjak tinggi.
Rata-rata, harga minyak goreng hanya Rp9 ribu per liter hingga 20.000 per liter.
"Susah jika minyak goreng mahal, karena hampir kebutuhan masak, menggunakan minyak goreng," ujar Rani, ibu rumah tangga di Palembang.
Tidak hanya emak-emak yang mengeluh, pedagang di kawasan Pasar Dempo Permai, Kota Pagaralam.
“Kenaikan harga minyak ini sudah berlangsung satu bulan terakhir di Kota Pagaralam,” katanya saat ditemui Sumselupdate.com, Rabu (10/11/2021).
Namun dia mengungkapkan, tidak mengetahui penyebab harga minyak goreng curah yang meningkat.
“Dalam kurun waktu satu bulan sudah dua kali terjadi kenaikan harga minyak goreng, ini mereshkan. Karena harga jual jadi naik, dan pembeli mengurangi” cetusnya.
Yudi, seorang penjual gorengan di kawasan Pagaralam Selatan mengatakan, harga minyak goreng sudah naik dari pihak agen, sehingga para pedagang merasa terbebani dengan besarnya harga modal yang harus dikeluarkan.
Baca Juga: Kasus Korupsi PDPDE Gas Sumsel, Kejagung Periksa Istri Alex Noerdin
Pedagang minyak goreng pun tidak berani menyimpan persediaan yang banyak. Mereka khawatir merugi karena daya beli masyarakat ikut turun karena adanya kenaikan tersebut.
Kenaikan harga minyak goreng curah pun terjadi di pasar tradisional, Baturaja.
Melansir ANTARA, di kabupaten ini, harga minyak curah melonjak drastis mencapai Rp20.000 per kilogram (Kg).
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Atas Baturaja mengatakan, kenaikkan harga minyak goreng curah terjadi sejak satu bulan terakhir.
Harga ini diketahui dari agen pemasok yang sudah menetapkan harga tinggi, menyesuaikan harga jualnya.
"Modal dari agen sekarang mencapai Rp19.000/Kg," katanya.
Berita Terkait
-
Komentar Bulog Sumbar Soal Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
Harga Elpiji 3 Kg dan Minyak Goreng di Pali Meroket
-
Pedagang di Pasar Bulu Semarang Sambat Gara-gara Harga Minyak dan Telur Meroket
-
Garam Jadi Pengganti Minyak Goreng, Inovasi Ini Malah Tuai Komentar Sarkas
-
Harga Minyak Goreng di Pasar Raya Padang Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Menjerit
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi
-
PTBA Raih Penghargaan Kementerian ESDM atas Kepatuhan Pembayaran PNBP
-
Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School
-
Investor dari 6 Negara Jajaki Potensi Hilirisasi Sumsel dalam 3rd Sriwijaya Economic Forum 2026
-
Harga Rp2,6 Jutaan, realme C01 Punya Baterai 6.500 mAh dan Fitur NFC