SuaraSumsel.id - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mencairkan dana tunjangan profesi guru triwulan III tahun 2021.
Dari data diketahui sebanyak 1.343 guru pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Ogan Komering Ulu menerima dana tunjangan profesi triwulan III tahun 2021.
"Saat ini dana tunjangan profesi guru (TPG) yang sudah lama mereka tunggu akhirnya bisa dicairkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah di Baturaja, Jumat (5/11/2021) dikutip dari ANTARA.
Dia menyampaikan, dana TPG triwulan ketiga periode Juli-September 2021 yang sempat tertunda kini telah disalurkan ke rekening 1.343 guru mulai dari TK/PAUD hingga SMP di OKU.
Teddy menjelaskan, pencairan dana TPG itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud tentang penerima tunjangan profesi bagi guru PNS.
"Dananya sudah ditransfer sejak Kamis (28/10) lalu melalui Bank Sumsel Babel cabang Baturaja dan BRI cabang Baturaja," tegasnya.
Guru yang menerima dana TPG itu adalah yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) yang diterbitkan oleh Direktorat GTK dan Kemendikbud RI.
Menurut dia, guru yang namanya tercantum dalam SKTP yang diterbitkan Direktorat GTK itu telah melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan PP 74 tahun 2008 yang diusulkan sekolah melalui Data Pokok Pendidik (DAPODIK) secara online.
"Kami berharap uangnya digunakan sebaik mungkin oleh para guru untuk meningkatkan kualitas diri sehingga mutu pendidikan di OKU semakin meningkat," harapnya.
Baca Juga: Guru Besar UGM Meninggal, Panut: Beliau Orang yang Mudah Bergaul dan Ramah
Sementara itu, Yeni, salah seorang guru SD di OKU mengaku sudah menerima dana TPG itu dan uangnya dibelikannya untuk keperluan mengajar dan meningkatkan kompetensinya sebagai tenaga pendidik seperti membeli laptop dan buku. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan