SuaraSumsel.id - Sebuah video memperlihatkan seorang perempuan yang disebutkan ialah Ratu Nina diseret oleh seorang laki-laki keluar dari istana Pontianak.
Video ini pun kemudian dibagikan oleh akun gosip yang akhirnya membuat warganet gaduh.
Pada awal video tampak seorang perempuan berbusana kurung berwarna kuning berjalan cepat. Di sampingnya nampak juga beberapa perempuan lainnya yang juga menggunakan baju kurung.
Ratu Nina diseret saat berlangsung sebuah acara, di istana tersebut. Tampak banyak orang yang berkumpul, mereka duduk memanjang di lantai. Tampak laki-laki duduk bersila berhadapan dengan perempuan yang berada di hadapannya.
Terdengar juga lantunan ayat suci Alquran dalam acara tersebut.
Beberapa orang laki-laki kemudian menyeret perempuan dan diikuti perempuan lainnya. Video ini kemudian berakhir dengan laki-laki yang menyeret kemudian meminta wanita itu agar tenang.
Video ini pun akhirnya membuat warganet gaduh. Benyak warganet kemudian bertanya, perihal permasalahan apa yang membuat Ratu Nina mengalami tindakan yang tidak menyenangkan tersebut.
"Astagfirullah ampee ke lambeh turah lohh yaaa," ujar warganet.
"Subhanallah berite kote saye ni dah sampai ke lambe," ujar paodea02
Baca Juga: Gelar Vaksinasi, Gerindra Sumsel Bagikan Paket Sembako kepada Peserta Vaksin
"Apa masalahnya kepo deh," kata via_elcio111314
"Kejadian sebenarnya dong miiiinnn.... jgn smpai jiwa kepo ku meronta2," kata Dhini_3112
"Ratu nina tuh sapa?" kata shafirakenzie40.
ddi"Knp,,apa masalahnya,," ujar umiaicizi.dca
"Lagi rumah rumahan ko pak," tulis 7366_dina
Berita Terkait
-
Produksi Gabah Kering Giling di Kalbar Sejak Januari Hingga September Turun 75 Ribu Ton
-
Peladang Minta DPRD Kalbar Diminta Hentikan Pembahasan Raperda Pengendalian Karhutla
-
Bantu Korban Banjir Sintang, Pemprov Kalbar Salurkan Beras hingga Kasur
-
Tekan Kasus Covid-19, KKBN-Binda Kawal Vaksinasi Massal di Kalbar
-
Pasokan Pertalite di Kalbar Masih Aman, Warga Diimbau Jangan Panic Buying
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap