SuaraSumsel.id - Dua orang dokter dan beberapa sopir di China ditahan karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) dalam pencegahan COVID-19.
Dua dokter di Provinsi Anhui diganjar hukuman 15 bulan karena dianggap menjadi penyebab merebaknya COVID-19 di Kota Luan pada Mei lalu.
Kepala dokter Rumah Sakit Shili di Luan ditahan karena merawat pasien demam tanpa menerapkan langkah pencegahan sekaligus pengendalian COVID-19.
Kelalaian dokter tersebut dianggap menyebabkan kasus COVID-19 di kota itu meningkat dari 165 pada 8 Mei menjadi 322 kasus pada 13 Mei.
Seorang dokter lainnya ditahan karena membuka praktik tanpa izin di toko mainan milik istrinya. Dari tempat praktik tersebut, 290 orang positif tertular COVID-19.
Sementara di Beijing, seorang sopir truk dan majikan juga ditahan karena hasil tes PCR si sopir tidak sesuai dengan identitas. Dia mengaku hasil tes PCR itu didapat dari majikannya sehingga keduanya harus meringkuk di penjara.
Seorang sopir juga ditahan karena telah memalsukan hasil tes PCR saat memasuki pos pemeriksaan lalu lintas di perbatasan Beijing.
Dua pria juga berurusan dengan polisi Beijing karena mengorganisasi 53 warga Distrik Changping berwisata sehari ke Provinsi Hubei dengan menggunakan bus, Selasa (19/10).
Pihak penyelenggara dan sopir tidak memeriksa kode kesehatan para wisatawan tersebut. Salah seorang wisatawan dinyatakan positif karena punya riwayat perjalan ke daerah berisiko tinggi.
Baca Juga: Dirampas Puluhan Tahun, Warga Tanjung Rancing Sumsel Siap Rebut Tanah yang Dikuasai PT TMM
Beijing saat ini sedang dilanda kekhawatiran yang tinggi terhadap ancaman COVID-19 menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin tiga bulan mendatang. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dokter: Libur Natal dan Tahun Baru Jadi Tantangan Pengendalian Pandemi Covid-19
-
Dokter Malaysia Ciptakan Kondfom Unisex, Bisa Dipakai Laki-laki dan Perempuan
-
Jaga Kebersihan Mulut dan Saluran Pernapasan, Ini Cara yang Disarankan Dokter
-
Kisah Dokter Padmo Selamatkan Kembar Siam dan Kuliahkan hingga Doktor, Warganet: Malaikat!
-
Haid Tidak Teratur dan Air Mani Encer Bikin Sulit Hamil? Ini Penjelasan Dokter
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya