SuaraSumsel.id - Situasi pandemi COVID-19 di Sumatera Selatan, membawa pengaruh positif pada pengenalan berinvestasi masyarakat. Setidaknya, Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Selatan mencatat peningkatan amat signifikan pada investor perseorangan di kabupaten dan kota.
Kepala BEI Perwakilan Sumatera Selatan, Hari Mulyono mengungkapkan situasi pandemi pandemic COVID-19 membuat masyarakat makin berfikir untuk berinvestasi. Kabar baiknya, seiring situasi tersebut masyarakat makin mengenal informasi teknologi terutama media sosial dalam menentukan pilihan berinvestasi saham.
Menurut ia, ada tren peningkatan yang sangat memuaskan pada tahun ini. Pada situasi pandemi seiring masyarakat makin mengenal ragam investasi, pilihannya merunjuk pada investasi saham.
“Ada karakter yang menarik di tahun ini. Bauran investor saham di Sumsel makin meluas. Tidak hanya d pusat kota namun sudah makin akrab di kabupaten-kabupaten,”ujarnya, Jumat (24/9/2021) kemarin.
Hal ini dibuktikan dengan makin ramai investor di kabupaten-kabupaten Sumsel. Setidaknya berdasarkan catatan domisili investor, mereka berasal dari kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Selatan.
“Jika selama ini, kita mengenal kota Palembang yang dominan besar jumlah investornya. Di beberapa wilayah kabupaten lainnya, jumlah mengalami peningkatan investor yang besar,” sambungnya.
Setidaknya, jumlah investor perseorangan di beberapa kabupaten mengalami peningkatan hingga dua kali lipat, atau 100 persen.
Seperti halnya Muara Enim, Lahat, Musi Rawas dan beberapa kabupaten lainnya.
Kondisi ini, sambung Hari, juga menjadi tantangan untuk kemudian makin mengenalkan investasi saham di Sumatera Selatan.
Baca Juga: Kopi Sumatera Selatan Diekspor ke Mesir, PPI Ekspor 100 Ton Kopi
Berdasarkan datanya, pada semester satu tahun 2021, jumlah investor perseorangan menyentuh jumlah lebih dari 19.000. Pencapaian ini jauh meningkatkan dibandingkan waktu yang sama di tahun 2020, yang hanya berada di 2.000 investor perseorangan baru.
Malah dibandingkan tahun sebelum terjadinya situasi pandemi, jumlah hanya sebanyak 2.219 investor perseorangan. Merilis data BEI yang sama, hingga Agustus 2021 ini, jumlah investor perseorangan sudah mencapai 23.352 rekening.
Pencapaian ini, dua kali lipat dibandingkan jumlah investor perseorangan sepanjang tahun 2021 lalu. Meski demikian, pencapaian Sumatera Selatan ini masih menempatkannya pada urutan ke Sembilan secara nasional.
Tepat setelah Provinsi DIY Yogyakarta. Namun Sumatera Selatan masih berada di atas Provinsi Riau dengan capaian 56.768 investor perseorangan.
Dikatakan Hari, dengan pencapaian ini diharapkan meningkatkan makin mengenalkan kultur berinvestasi saham di Sumatera Selatan.
“Targetnya lima tahun ke depan, bisa jadi contoh role culture berinvestasi,” harapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Posisi 6.144
-
Jelang Akhir Pekan, 195 Saham Menguat IHSG Naik ke Level 6.150
-
Tolak Tawaran Es Krim, Anak Raditya Dika Malah Minta Saham
-
Saham BUKA Anjlok Hingga Dekati IPO, Presiden Bukalapak: Kuatkan Fundamental
-
RUPS-LB Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA dengan Rasio 1 : 5
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu