Ilustrasi saham [Shutterstock] Warga desa makin mengenal saham.
Ia menyebut berbagai langkah dilakukan BEI guna mencapai target tersebut, di antaranya makin menambah galeri investasi digital di kampus.
Jika saat ini, Sumatera Selatan baru memiliki empat galeri investasi digital, maka pada tahun selanjutnya akan diperbanyak kampus dengan sarana galeri investasi digital tersebut.
“Harapannya makin menyasar kalangan milenial agar berinvestasi saham sejak dini, yang akan makin menyokong kisaran usia investor perseorangan pada usia produktif,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Akhir Pekan IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Posisi 6.144
-
Jelang Akhir Pekan, 195 Saham Menguat IHSG Naik ke Level 6.150
-
Tolak Tawaran Es Krim, Anak Raditya Dika Malah Minta Saham
-
Saham BUKA Anjlok Hingga Dekati IPO, Presiden Bukalapak: Kuatkan Fundamental
-
RUPS-LB Setujui Rencana Stock Split Saham BBCA dengan Rasio 1 : 5
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Kekerasan Seksual Anak di OKU Timur Diduga Sejak 2019
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim