SuaraSumsel.id - Masalah uban tidak hanya menyerang di usia tua. Namun, masalah ini juga menyerang kalangan muda.
Secara umum uban muncul karena faktor genetik maupun usia. Ada yang menilai bahwa uban sebagai bentuk kedewasaan dan kebijaksanaan.
Sebaliknya juga ada yang merasa risih dengan keberadaanya dan berusah untuk mengobati.
Berikut adalah cara mengatasi uban yang muncul di usia muda
Baca Juga: 5 Tips Jitu Mengatasi Uban di Usia Muda
1. Berhenti merokok
Mengutip Italian Dermatology Online Journal, salah satu penyebab munculnya uban di usia muda salah satunya adalah karena adanya kebiasaan merokok. Hal ini disebabkan karena kebiasaan buruk merokok dapat menyebabkan rusak dan menyusutnya folikel rambut. Belum lagi rokok juga dapat menyebabkan hilangnya pigmentasinya sehingga uban bisa muncul walau usia masih relatif muda.
Dalam Italian Dermatology Online Journal dijelaskan bahwa seorang perokok dinilai lebih rentan mengalami ubanan di usia muda, bahkan sebelum usianya menginjak 30 tahun.
2. Gunakan minyak almond dan jus lemon
Minyak almond memiliki Vitamin E yang sangat bermanfaat untuk rambut. Kandungan ini juga dapat memelihara akar rambut dan mencegah rambut dari uban. Adapun untuk jus lemon tidak hanya menambah kilau dan volume pada rambut, tetapi juga meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat. Minyak almond dan jus lemon keduanya merupakan bahan yang mudah didapat daripada yang dapat membantu Anda menghilangkan uban secara alami.
Baca Juga: Rambut Sudah Beruban di Umur 22, Wanita Ini Dulu Diejek tapi Kini Malah Jadi Tren
Dikutip dari Be Beautiful, cara menggunakannya pun cukup mudah, campur minyak almond dan jus lemon dalam wadah dengan takaran 2:3. Pijat dengan baik di kulit kepala dan rambut. Cuci bersih setelah 30 menit.
3. Penuhi kebutuhan vitamin dan mineral
Setiap bagian tubuh pastinya membutuhkan dua hal penting ini. Jika uban kerap muncul di rambut cobalah untuk bertanya apakah nutrisi yang selama ini Anda berikan sudah cukup atau belum?
Munculnya uban biasanya disebabkan karena kurangnya sejumlah vitamin penting yang seharusnya terpenuhi, seperti vitamin B12, biotin (B7), D, E, dan A. Oleh karena itu, vitamin-vitamin tersebut perlu dipenuhi setiap harinya.
Tidak hanya vitamin, kebutuhan akan mineral juga harus dipenuhi. Kebutuhan harian Anda akan zinc, zat besi, magnesium, selenium dan tembaga juga harus selalu diperhatikan untuk mencegah munculnya uban di usia muda.
4. Gunakan minyak urang-aring
Urang-aring sudah sejak lama baik untuk mempertahankan rambut tetap hitam dan subur. Bahan ini bahkan sudah sangat familiar di masyarakat untuk mencegah uban di usia muda. Minyak urang-aring sangat mudah didapatkan, Anda dapat membelinya di toko terdekat. Anda juga bisa membuatnya sendiri,Anda hanya perlu merebus daun urang aring dengan minyak kelapa atau wijen. Setelah itu, oleskan langsung ke rambut.
5. Bilas dengan teh hitam
Teh Hitam memiliki kafein yang sarat dengan anti-oksidan. Kandungannya juga bermanfaat untuk menambahkan rona gelap alami pada rambut, merangsang pertumbuhan rambut dan memperkuatnya sehingga membuat rambut tampak lebih bersinar. Merawat rambut Anda dengan bilasan teh hitam tidak hanya akan membantu Anda menghilangkan uban secara alami tetapi juga membuat rambut Anda terlihat lebih berkilau dari sebelumnya.
Pengaplikasiannya juga mudah, cukup rebus secangkir air dengan 2 sdm teh hitam dan satu sdt garam. Dinginkan dan oleskan dengan hati-hati pada rambut yang baru dicuci. Biarkan mengering. Ulangi secara teratur untuk menggelapkan untaian abu-abu pada rambut.
Itulah tadi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengurangi munculnya uban di usia muda. Uban tidak selalu menunjukkan usia kita yang sudah semakin dewasa, tapi bisa jadi hal disebabkan oleh kerusakan folikel seperti yang disebutkan di atas. Oleh karena itu sebelum menjadi lebih buruk lagi, sebaiknya di atasi sejak dini.
Berita Terkait
-
Benarkah Senyawa Brokoli Hambat Pertumbuhan Uban? Ini Faktanya
-
Cara Perawatan Rambut ala Wanita India, Bisa Cegah Pertumbuhan Uban Dini
-
Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak
-
Curhat Banyak Uban Selama Jabat Menparekraf, Sandiaga Pede Bisa jadi Menteri Lagi di Rezim Prabowo?
-
Jelang Umur 50 Tahun, Irfan Hakim Takut Rambutnya Ubanan: Tanda Kematian di Keluarga Gue
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tangisan Pilu dI Rumah Kosong, Warga Syok Temukan Bayi Perempuan di Garasi
-
Ambulans RSUD Kosong Sopir dan BBM, Keluarga Nangis Histeris Urus Jenazah Sendiri
-
Guru Silat di Ogan Ilir Jadi Tersangka Pencabulan Santri, Diduga Lakukan Berkali-kali
-
WNA Rusia di Palembang Jadi Korban Curanmor, Drone dan GoPro Raib
-
Sayang Dibuang! Ini Cara Benar Simpan Kue Basah Palembang Pasca Lebaran