SuaraSumsel.id - Teater Potlot merayakan Miladnya ke-36 pada 15 Juli lalu. Guna merayakannya, Potlot mengajak membangun ruang yang disebut Lembang guna menjadi seni pertunjukan berbagai komunitas di Sumatera Selatan.
Dalam memaknai Lembang, Teater Potlot akan meghadirkan dua kegiatan utama.
Ketua Teater Potlot, Conie Sema menjelaskan masyarakat di Sumatera Selatan, baik di wilayah pegunungan maupun dataran rendah, akrab dengan sungai.
Ratusan sungai, yang dalam bahasa Melayu disebut “batang”, selama belasan abad membangun peradaban masyarakatnya.
"Maka, kami menyebutnya “batang waktu”," ujarnya kepada Suara.com, Jumat (17/9/2021).
Meskipun, peradaban di Sumatera Selatan mulai bergeser ke daratan, tapi nilai-nilai peradaban sungai sebagian bertahan, mencoba menjaga dirinya, atau benar-benar hilang.
Seni pertunjukan, merupakan cermin dari peradaban yang tumbuh di masyarakat. Dia hidup, berkembang, dan mati bersama peradaban itu.
"Maka, guna membaca hal tersebut, Teater Potlot mencoba membangun ruang yang disebut “lembang”," sambung ia.
Menurut Conie, pemaknaan bukan penghakiman, memilih terbaik atau terjelek, tapi sebuah realitas peradaban masyarakat Palembang dalam kemasan seni pertunjukan.
“Batang waktu memaknai lembang, adalah Festival Panggung Kecil," ujar Conie.
Komunitas-komunitas seni pertunjukan yang akan tampil dalam “Festival Panggung Kecil” semuanya bergerak sendiri, dengan tenaga dan material yang terbatas, di tengah peradaban berjalan lamban selama pandemi Covid-19.
Taman Budaya Sriwijaya memberikan ruang Festival Panggung Kecil.
Pada 25-30 September, ke-13 komunitas seni pertunjukan akan mempresentasikan “batang waktunya” di gedung kesenian Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Palembang.
Sebelumnya, Sabtu-Minggu 918-19/9/2021), dilakukan lokakarya.
"Seni pertunjukan mendiskusikan dirinya, maupun peradaban yang berjalan lamban ini," pungkasnya.
Adapun, komunitas seni pertunjukkan tersebut di antaranya:
· Teater Tradisi Dulmuluk Harapan Jaya
· Gending Dialegtical Space
· Saudance
· South Sumatra Theatre Project
· Palembang Mime Club
· Teater Potlot
· Studi Teater
· Komunitas Kota Kata
· Komunitas Malam Puisi
· Fadil Semende
· Silo Musical Project
· Teater Teriax
· Teater Bingkai
Baca Juga: Tersangka Korupsi BUMD PDPDE, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Ditahan
Tag
Berita Terkait
-
Hidupkan Teater, DKJ Hadirkan Studio Kolaborasi dan Presentasi Karya dalam Proses.
-
Pengertian Seni Teater dan Teknik Dasar Akting: Olah Tubuh, Olah Suara, Olah Rasa
-
Indonesia Menuju Broadway 2021 Siap Kirim Seniman Muda Berbakat Belajar Teater ke New York
-
Nobar Seni Tari "Dari Pustaka Rumahku" Ramaikan Festival Bulan Juni Palembang
-
Maudy Koesnaedi Bintangi Teater Bung Karno Series: Besok Atau Tidak Sama Sekali
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya