SuaraSumsel.id - Kota Palemabang, Sumatera Selatan dikenal sebagai kota air atau kota sungai. Dahulu, domanisi aktivitas masyarakat tumpa ruah di Sungai Musi.
Guna mensajikan sejarah tempo dulu sekaligus menjadi objek wisata baru, kota Palembang ingin kembali menghidupkan pasar terapung.
Pemerintah Kota Palembang menargetkan pembangunan pasar terapung pada 2022 . Titik lokasi pembangunan pasar terapung itu direncanakan di bawah Jembatan Musi 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus.
“Peninjauan lokasi sudah dilakukan belum lama ini. Desainnya sudah ada. Kami harapkan tahun depan bisa dibangun,” kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo, melansir ANTARA, Selasa (16/7/2021).
Terkait pendanaannya, pemerintah memiliki beberapa opsi mulai dari APBN, APBD atau dana pihak ketiga, CSR.
Pengembangan wisata air di Sungai Musi dan beberapa anak sungai akan digenjot oleh pemkot guna menarik wisatawan berkunjung ke Kota Palembang.
Di sisi lain, proyek restorasi Sungai Sekanak Lambidaro sepanjang 500 meter sudah dilengkapi oleh pedestrian. Proyek restorasi dan normalisasi Sungai Sekanak berasal dari kucuran APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra (BBWSS) VIII.
Pedestrian atau pinggiran sungai tersebut dibangun melalui dana APBD Kota Palembang. (ANTARA)
Baca Juga: Pupuk NPK Mutiara Palsu Beredar di Sumsel, Polisi Sita 700 Sak
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat
-
Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?