SuaraSumsel.id - Sebuah video para santri yang menutup telinga tengah menghebohkan dunia maya. Tampak mereka tengah mngantre vaksin di sebuah ruangan. Namun dengan kompak, santri tersebut menutup telinga karena ada musik barat yang diputar.
Dalam video itu, diperkirakan para santri masih duduk di bangku sekolah lanjutan. Dengan rapi, mereka duduk di bangku yang telah dipersiapkan.
Para santri kompak menunduk, dan memegang sembari menutup telinganya, karena di lokasi vaksin tengah diputar musik barat.
Lalu narasi dari video ini mendukung keterangan aksi para santri. Dengan narasi pernyataan dimulai dengan kalimat "Masya Allah, santri kami sedang antre vaksin," ujar suara yang diduga sang guru.
Dengan menyebut pujian lalu ia menambahkan, jika di tempat vaksin tengah diputer lagu Jeremy Zucker, yang dinyanyikan Comethru.
"Qodratullah, di tempat vaksin ini diputar musik. Anda lihat jika santri-santri kami tengah menutup telingannya, agar tidak mendengarkan musik ini," ujar sumber suara.
Ia pun menutup dengan turut menutup pernyataanya dengan pujian,"Barakallah," ucapnya.
Denny Siregar sebagai yang memposting video ini, kemudian menulis narasi jika ia menjadi panitia di lokasi vaksin COVID-19, tersebut, akan memutar lagu lebih aliran yang lebih keras.
"Kalo gua petugasnya, langsung gua setelin mereka Metallica. "Exit light.. enter nightttt !" tulis Denny.
Baca Juga: Stok Vaksin COVID-19 di Sumsel Terbatas, Ajukan Penambahan ke Kemenkes
Video ini pun dikomentari netizen dengan banyak yang menyayangkan pemahaman para santri.
Akun graceanastasia.sw mendukung ide Denny dengan menyinggung makna surga.
"Setuju bang bro. Gambaran surga penuh suka cita, penuh nyanyian dan musik. Mengapa malah tidak suka. Apakah lebih suka mendengarkan ratapan dan kertak gigi, itu di neraka lhoo," tulisnya.
Akun emmawarokkaofficial menanyakan apakah para santri juga akan menutup telinga saat mendengar musik gambus.
"Stress bgt sampe anti sama musik... Musik gambus pada geleng2 ga ntri??" ujarnya.
Akun put19_99 menyanyangkan mendidik anak-anak dengan memprediksikan masa depannya.
Berita Terkait
-
SBY Dapat Penghargaan dari Demokrat, Denny Siregar: Sungguh Partai Mandiri, Semua Sendiri
-
Deny Siregar Sindir Soal Nafsu Politik AHY: Anak Manja Sok Ngatur Negara
-
Pernyataan Menohok Untuk AHY, Denny Siregar: Disuruh Mandiri Aja Susah
-
Pedas! Denny Siregar Sentil TV dan KPI Soal Banyaknya Remaja Lelaki yang 'Melambai'
-
Jenggot Syarat Masuk Islam? Denny Siregar: Nabi Berjenggot Karena Orang Arab
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?