SuaraSumsel.id - Sebuah narasi menyebutkan jika air garam bisa dipakai mencuci hidung, bisa menghilangkan virus COVID-19. Narasi itu beredar luas di pesan whatsApp.
Dalam narasi tersebut menyebutkan virus COVID-19 dapat hilang jika hidung dicuci dengan garam dapur. Selain itu, NHCL dengan kadar 0,9 juga direkomendasikan untuk dipakai guna menghilangkan virus corona melalui hidung.
Berikut narasinya.
"Tentu rakyat akan sulit kalau berurusan dengan NHCL. Apalagi harus di kadar 0,9. Maka drh Indro membuat rumus yang sesuai dengan pemahaman rakyat: satu sendok makan garam itu sama dengan 10 gram. Kalau dimasukkan ke air 1 liter berarti kadarnya sekitar 0,9. Kurang dari itu tidak ampuh. Kelebihan sedikit tidak apa-apa".
Lalu, apakah benarkah informasi tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, informasi mencuci hidung dengan garam dapur adalah salah.
Ahli Patologi Klinis UNS Tonang Dwi Adryanyo menjelaskan, jika larutan NaCl bisa membersihkan kotoran di lubang hidung namun tetapi tidak menghilangkan virus COVID-19.
Berdasarkan penjelasan dari situs covid.go.id, membersihkan hidung dengan air garam membantu orang pulih dari penyakit flu. Menurut dr. Fikry Hamdan Yasin SpTHT KL(K), yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD, menegaskan terapi cuci hidung ini tidak bisa dilakukan dengan bahan sembarangan.
Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Jadi Saksi Sidang Korupsi Masjid Sriwijaya
Cairan NaCL 0,9% sebaiknya tidak diganti dengan bahan lainnya, seperti garam dapur, karena justru dapat merusak mukosa hidung.
KESIMPULAN
Dengan penjelasan di atas, maka disimpulkan bahwa klaim menyebut mencuci hidung menggunakan air garam dapat menghilangkan virus corona ialah salah.
Klaim tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Kakak Anak yang Dicungkil Matanya Meninggal, Diduga Dicekoki 2 Liter Air Garam
-
Cara Tepat Membersihkan Humidifier dengan Cuka atau Pemutih
-
5 Cara Membuat Telur Asin Paling Mudah, Pakai Abu Gosok sampai Bawang Putih
-
Bukan Vaksin Covid-19, Viral Perawat Anti Vaksin Justru Suntik Ribuan Air Garam
-
Tega! Perawat Ini Suntik 8.600 Lansia dengan Vaksin Palsu Berisi Air Garam
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Sebut Sopir Bus ALS Sempat Ambil Jalur Kanan Sebelum Tabrakan Maut di Muratara
-
Berapa Jumlah Penumpang Bus ALS yang Terbakar di Muratara? Ini Data Sementara Polisi
-
Kronologi Maut Bus ALS di Muratara: Berawal dari Percikan Api hingga Terbakar Hebat, 16 Tewas
-
7 Fakta Kecelakaan Bus ALS di Muratara yang Tewaskan 16 Orang
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam