SuaraSumsel.id - Wakil Presiden Maruf Amin dikabarkan mengeluarkan pernyataan bagi penolak vaksin akan menerima ganjaran neraka. Demikian kabar yang beredar di media sosial Facebook pada akhir Agustus 2021.
Narasi di Facebook ini muncul dari seorang pengguna yang menambahkan tangkapan layar unggahan dari platform media sosial Instagram.
Dalam unggahan itu, Wapres Ma’aruf Amin dilengkapi potongan narasi menyerupai judul berita,
"Wapres: Vaksin Merupakan Perintah Agama dan Hukumnya Wajib, Menolak Masuk Neraka?”
Pengguna Facebook itu memberikan narasi sebagai berikut “Yg gak vaksin fix masuk neraka”.
Apakah benar Wapres Ma'ruf Amin, memberikan pernyataan penolak vaksin akan masuk neraka.
Penjelasan:
Penelusuran ANTARA, tidak ada pernyataan Wapres Ma'ruf Amin yang dikutip media-media arus utama tentang penolak vaksin dipastikan masuk neraka.
Merujuk pada unggahan konten Instagram yang disertakan seorang pengguna Facebook, narasi yang terdapat pada foto Wapres Ma'ruf terpisah oleh tanda koma dan diakhiri dengan tanda tanya.
Baca Juga: Perguruan Tinggi di Sumsel Dihimbau Belajar Tatap Muka
Pernyataan "Menolak Masuk Neraka?" tidak mengacu pada pernyataan Wapres Ma'ruf, melainkan sebagai opini atas akun Instagram yang mengutip wapres sehingga menimbulkan pertanyaan.
Kemudian pada unggahan Facebook, pernyataan "Yg gak vaksin fix masuk neraka" merupakan opini pribadi pemilik akun Facebook itu dan bukan pernyataan Wapres Ma'ruf Amin.
Melansir berita ANTARA pada 19 Agustus, Wapres Ma'ruf Amin menyatakan vaksinasi COVID-19 dan menjaga protokol kesehatan merupakan kewajiban agama, bukan kewajiban sebagai warga negara pada situasi pandemi.
"Ini tidak hanya menyangkut soal keamanan, tapi juga semua aspek termasuk penyakit, termasuk COVID-19. Syekh Nawawi mengatakan wajib hukumnya berobat karena sakit dan menjaga diri dari wabah. Itu wajib hukumnya, bukan sunah lagi," terang Wapres Ma'ruf.
Pernyataannya pada Agustus 2021, mengatakan hukum vaksinasi COVID-19 adalah wajib, tapi bukan tentang penolak vaksin akan masuk neraka.
Klaim: Wapres sebut penolak vaksin akan masuk neraka
Rating: Hoaks
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Lada Hitam Bisa Sembuhkan COVID-19, Benarkah?
-
AMSI - Google News Initiative Gelar Training Literasi Berita bagi Publik di 10 Wilayah
-
Tetiba Ustadz Abdul Somad Ditangkap Polisi, Begini Faktanya
-
Viral Foto Perempuan Hamil 6 Bulan Tewas Dibuang Pacar ke Sungai, Ini Fakta Sebenarnya
-
CEK FAKTA: Benarkah Dosen IPB Sebut Antibodi Lebih Penting daripada Pakai Masker?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Film The Mind Journey, PTBA Dorong Kesadaran Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan