Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:55 WIB
AK Gani [dok istimewa] Perjalanan AK Gani: Gagas Sumpah Pemuda hingga Pimpin Perang Bersenjata

Keluar dari tahanan, Maret 1944 ia menjadi kepala rumah sakit di Tanjung Raja, sesuai dengan disiplin keilmuannya yang juga merupakan seorang dokter.

Pada Maret 1944, AK GANI sebagai Ketua Palembang Hookokai. Gerakan ini bertujuan menghimpun kekuatan semangat dalam membantu Jepang sekaligus memperkuat pembelaan tanah air.

AK Gani memiliki figure yang kuat di masyarakat dan mampu menggerakkan rakyat. Pada tahun 1945, AK Gani menjadi anggota Sumatera Cou Sang In (semacam Badan Perwakilan Daerah).

Pahlawan AK Gani dengan jeepnya [jepretan foto dok. sejarahwan]

Saat kemerdekaan Republi Indonesia, 17 Agustus 1945, AK Gani lah sosok pertama yang menerima kabar pernyataan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Sumsel Ekspor 8,980 Ton Komoditas Senilai Rp 138 Miliar ke 4 Negara

Pada tanggal 18 Agustus, sudah terbentuk pemerintahan Indonesia dengan Presiden pertama RI ialah Soekarno dan Wakilnya Moh Hatta.

Ia pun dikenal dekat dengan dunia seni, hingga sempat bermain film setelah perang kemerdekaan.

4. Mempersiapkan pemerintahan lokal di Sumsel

Berita proklamasi diterima di Palembang oleh Mailan yang kemudian diteruskan pemberitaan tersebut kepada AK Gani.

Lalu, empat hari kemudian, 22 Agustus 1945 digelar pertamuan Chokan Palembang, Myako Tosio.

Baca Juga: Mentan Siapkan Sumsel Jadi Penghasil Tanaman Porang yang Kuasai Pasar Dunia

Dalam pembahasan tersebut muncul informasi Jepang telah menyerah kepada sekutu, dan Jepang diminta menjaga Status Quo, yakni tidak ada perubahan politik dan pemerintahan di Indonesia.

Load More