SuaraSumsel.id - Mahasiswa Universitas Sriwijaya atau Unsri yang tergabung pada Aliansi Reformasi Sriwijaya mengajukan tiga tuntutan kepada pihak rektorat. Mereka menuntut agar masih adanya potongan uang kuliah tunggal (UKT) pada semester ganjil tahun ini.
Menteri luar negeri BEM KM Universitas Sriwijaya atau Unsri, Denny Satria mengatakan polemik UKT di Universitas Sriwijaya belum juga usai. "Ada tiga polemik yang kami tuntut kepada pihak rektorat, yang tentu membuat biaya kuliah menjadi terasa berat saat pandemi COVID 19 ini," kata ia kepada Suara.com, Sabtu (30/7/2021).
Ia menjelaskan belum adanya kepastian potongan untuk UKT pada mahasiswa tingkat akhir yang hanya mengambil tugas akhir lebih dari 6 SKS. Potongan 50 persen ini juga pernah diajukan pada tahun semester sebelumnya.
Apalagi, pihak rektorat juga sudah memiliki kebijakan berdasarkan surat pengumuman Unsri nomor 0234/UN9/SB3.BAK/2021 yang sebenarnya kampus juga sudah memberikan keringan potongan 50 persen bagi siswa yang tinggal mengambil tugas akhir atau sama dengan 6 SKS pada semester 9 pada strata satu dan semester 7 pada diploma.
"Mahasiswa inginnya potongan ini juga diberikan pada SKS mahasiswa tingkat akhir bukan hanya tugas akhir, sehingga akan lebih meringankan mahasiswa tingkat akhir menyelesaikan semesternya," ujar ia.
Adapun polemik lainnya, belum adanya kejelasan bantuan keringanan UKT pada seluruh mahasiswa.
Pada tahun sebelumnya, Unsri sudah menerapkan pemotongan atau keringanan UKT pada mahasiswa sebesar Rp 250.000 pada setiap pembayaran uang UKT.
"Keinginan kami atau tuntutan kami, potongan juga kembali dirasakan seluruh mahasiswa Unsri," sambung ia.
Sementara, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Reformasi Sriwijaya ini juga mengusulkan ada perpanjangan masa pembayaran dan pengajuan keringanan UKT.
Baca Juga: Berdonasi Rp 2 T untuk Sumsel, Akidi Tio Memulai Bisnis dari Usaha Kecap
"Pembayaran UKT yang relatif singkat hanya 12 hari, sungguh mempersulit dalam mempersiapkan dananya. Apalagi pada kondisi pandemi seperti saat ini, perpanjangan masa pembayaran UKT sangat diperlukan, agar lebih punya waktu mencari tambahan pembayaran UKT tersebut," terang ia.
Perpanjangan waktu pengajuan keringanan UKT juga menjadi tuntutan aliansi ini.
Ia pun menyebut pada tahun ini, pemerintah daerah pun belum mengalokasikan anggaran bantuan bagi mahasiswa seperti halnya yang dilakukan pada tahun lalu.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun lalu mengalokasikan anggaran bagi keringanan pembayaran UKT pada mahasiswa termasuk pada mahasiswa Unsri.
Tag
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19, 10 Ribu Lebih Mahasiswa UGM Dapat Keringanan UKT
-
SK Keringanan UKT Tak Bereskan Masalah, Mahasiswa UGM "Melayat Gadjah Mada"
-
Tagar #UIBergerak Trending, Mahasiswa UI Tuntut Keringanan UKT
-
Kabar Gembira! Menteri Nadiem Bakal Ringankan Biaya UKT, Ini Penjelasannya
-
UGM Beri Keringanan UKT, Mahasiswa Bisa Ajukan Permohonan Secara Daring
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Detik-detik Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Palembang, Dua Orang Tewas dan Anak-anak Luka Parah
-
Sebagai Penyalur Terbesar, BRI Jaga Kualitas dan Akuntabilitas KUR
-
Relawan BRI Peduli Turun Langsung Bantu Korban Banjir dan Longsor di Desa Pasirlangu
-
Dukung Transformasi Perbankan Nasional, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI