SuaraSumsel.id - Taufik Wijaya atau T. Wijaya, dikenal sebagai pekerja budaya yang juga penyair dan seorang jurnalis. Ia memiliki kepedulian terhadap persoalan pandemic Covid-19 di Indonesia.
Setahun terakhir, dia memproduksi sejumlah video yang berisi lirik, puisi, dan narasi, yang isinya mengajak agar menjaga diri, terutama menjaga lingkungan, agar tidak terpapar virus Covid-19, sehingga virus itu segera berlalu.
Terbaru, ia merilis video berjudul “Mangrove dan Covid-19” https://www.youtube.com/watch?v=rc1PTGCH8h8), pada 23 Juli 2021, di channel Rumah Sriksetra di platform YouTube
“Covid-19 di Indonesia belum juga berlalu, tapi terus menggila. Kita semua menjadi khawatir dan cemas. Kita menangis dan berduka hampir setiap hari, karena kehilangan ibu, bapak, anak, saudara, sahabat, guru, karena terserang virus ini. Jadi, guna menghadapi hal tersebut kita harus bergotong royong, bersama dan setara,” kata Tewe, yang dihubungi, akhir pekan lalu.
“Bangsa ini adalah bangsa bahari. Bangsa yang sangat menjaga nilai-nilai gotong royong dan keseimbangan. Alam merupakan guru dari nilai-nilai tersebut, dalam hal mangrove. Sebab selama berabad-abad mangrove menghidupi bangsa ini, baik sebagai pangan, obat-obatan, dan kebutuhan untuk rumah dan kapal. Mangrove juga menjadi symbol penyeimbang antara laut dan daratan,” jelasnya.
Karena itu, semua pihak harus bergotong royong melawan COVID 19 dengan membangun tradisi 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Serta, mendukung vaksinasi Covid-19.
Sebelumnya, Tewe yang baru merilis novel Cekap [2020], sebuha novel menceritakan konflik terkait perkebunan sawit, merilis video “Ingat Pesan Ibu, Jangan Salahkan Ibu” https://www.youtube.com/watch?v=zngxDCr6TLI, sebuah narasi yang digerakan oleh koreografer Sonia Anisah Utami.
Kemudian “Ingat Pesan Endoq” https://www.youtube.com/watch?v=juRjZ1Gl9co, yang ditampilkan dalam guritan Semende oleh Fadil Semende, seorang seniman tradisi Semende dan pengajar di Universitas PGRI Palembang.
Upaya mengajak masyarakat mengonsumsi rempah-rempah ditampilkan dalam video “Seperti Leluhur, Jaga Imun dengan Rempah-Rempah”, https://www.youtube.com/watch?v=EScIaouuPn4.
Selanjutnya, sebuah lagu yang digarap bersama Gatot Sugiharto dan dinyanyikan Joni Ponco berjudul “Jaga Iman, Agar Kita Bahagia” (https://www.youtube.com/watch?v=H-gK6GaXKjQ, serta narasi berjudul “Jaga Lingkungan untuk Atasi Pandemi Covid-19” https://www.youtube.com/watch?v=jPZrUoDl-7Q.
“Saya saat ini tergabung dalam jaringan tokoh di Indonesia yang membantu sosialisasi dan kampanye STPC19 (Satuan Tugas Penanganan Covid-19),” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Warta untuk Sang Pewarta
-
Pengakuan Twitter Mencengangkan soal Penghapusan Cuitan Jurnalis dan Media
-
Digitalisasi dalam Jurnalisme Investigasi
-
Riset: Profesi Jurnalis Bukan Prioritas Mahasiwa Jurnalistik Setelah Lulus Kuliah
-
Dinyatakan Tewas, Tubuh Pria Dalam Kantong Jenazah Terlihat Bergerak Sendiri
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi