SuaraSumsel.id - Peredaran bahan makanan di Palembang terus menjadi perhatian. Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPPOM kembali menemukan komoditas makanan seperti hanya terasi dan cincau yang telah bercampiur bahan berbahaya atau berformalin.
Tadi pagi, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustunda melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Pasar 10 Ulu Palembang. Awalnya tampak pedagang pun berusaha menutupi dan menyembunyikan bahan makanan yang mereka juga terindikasi mengandung bahan berbahaya.
Lalu setelah dilakukan tes, dari 42 sampel yang diambil maka ditemukan terasi dan cincau yang mengandung bahan berbahaya.
"Sudah kita berikan peringatan kepada pedagang bahkan dari Pemerintah sendiri telah menyediakan pojok pasar guna memeriksakan bahan makanan yang mereka jual,” kata Fitri.
Kata Fitri dari upaya yang telah lakukan masih saja kecolongan oleh pedagang curang.
“Pihak pasar saya peringatkan untuk melakukan monitor kesemua pedagang. Karena telah disediakan tempat untuk menguji bahan makanan tersebut secara gratis maka semua pedagang wajib melakukan pengujian terhadap bahan makanan makanan yang mereka ingin jual," tegasnya.
Ia juga menambahkan sejak tahun 2018 sampai sekarang kegiatan Pemkot bersama BPOM terus melakukan sidak pasar terhadap pedagang yang melakukan kecurangan.
"Alhamdulilah berkat kerja keras dinas terkait sudah tidak ada lagi tahu dan mei yang beredar menggunakan zat berbahaya, artinya dengan upaya yang selama ini kita lakukan sudah menunjukan angka penurunan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Viral Orang Tua Berebut Daftar Sekolah, SMA Negeri 7 Berdalih Tak Menyangka Membludak
-
COD Berujung Ribut, Ibu di Palembang Ini Emosi Minta Kembalikan Uang
-
Heboh Berebut di Pagar Sekolah, Netizen Pertanyakan Pendaftaran Siswa Online
-
Binggung Cari Kampus? Ini 11 Kampus Swasta di Palembang dan Jadwal Pendaftarannya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan