SuaraSumsel.id - Heboh di media sosial, warga Ogan Ilir Sumatera Selatan tinggal di kandang ayam miliknya. Pengakuan warga yang merupakan pasangan suami istri atau pasutri tersebut memang tidak mampu membangun rumah.
Pasutri Sulaiman dan Nuryati merupakan penghuni rumah dari kayu berdinding kayu dan atap nipah. Pihak kecamatan mengakui jika pasangan suami terkendala data kependudukan karena tidak punya kartu keluarga, hingga sulit mendapatkan bantuan pemerintah.
Camat Pemulutan, Muhammad Zen mengaku sudah pernah memberikan bantuan pada pasutri tersebut pada dua tahun yang lalu, 2019. Namun setelahnya, pemberian bantuan terkendala data kependudukan.
"Pak Sulaiman, berdasarkan data kependudukan baik di KTP dan KK masih terdaftar sebagai warga Desa Pelabuhan Dalam sedangkan istrinya warga Desa Teluk Kecapi, tapi di KK masih ikut orang tua," ungkap Zen.
Hal ini yang mengakibatkan pemerintah sulit memberikan bantuan kepada keduanya meski berstatus pasutri.
"Dari dinas terkait tidak bisa menganggarkan perbaikan rumah karena itu bukan lahan tempat tinggal Pak Sulaiman. Mengenai bantuan dari alokasi dana desa, tahun kemarin dialokasikan untuk penanganan Covid-19," papar Zen.
Keduanya merupakan warga miskin yang terpaksa tinggal di rumah tidak permanen karena memang tidak memiliki kemampuan membangun rumah.
Kepada wartawan yang mendatanginya, Sulaiman mengaku sudah tujuh tahun tinggal di rumah yang berlokasi dekat sawah lebak tersebut.
Dengan luasan rumah yang tidak lebih 10 meter persegi ini juga diperuntukkan bagi ayam ternak mereka. Ada bau pakan yang menyengat karena digantung di dalam rumah guna memudahkan ayam memakannya.
Baca Juga: Ingat, Ini Jadwal Pengumuman PPDB SMA Sumsel Jalur Zonasi
Sedangkan keduanya tidur dan duduk tidak jauh dari pakan ayam tersebut.
"Kami tinggal sama ayam," kata Sulaiman.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sulaiman dan istrinya bekerja serabutan, terutama menawarkan jasa pembersihkan kebun. "Alhamdulilah, jika dapat pekerjaan Rp 20.000 - Rp 40.000 jika sedang beruntung.
Berita Terkait
-
Fakta Warga Ogan Ilir Tinggal di Kandang Ayam: Sudah 7 Tahun, Tak Mampu Bangun Rumah
-
Heboh Warga Ogan Ilir Tinggal di Kandang Ayam, Bupati Panca: Siyap
-
Kejam, Pensiun ASN Rudapaksa Bocah Perempuan hingga Tiga Kali
-
Sepekan, Tiga Kecamatan di Ogan Ilir Ini Alami Karhutla
-
Ketiga Kalinya, Tersangka Korupsi Jalan Pelabuhan Ogan Ilir Kembalikan Uang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya