SuaraSumsel.id - Seorang juru parkir di kawasan Pasar Atas Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris melayang jadi korban tetangganya sendiri.
Kejadian penganiayaan dengan senjata tajam itu malah terjadi saat korban dan pelaku usai salat subuh berjemaah.
Warga Jalan Akmal, Gang Patra Jaya Bukit Kecil, RT 21, RW 07, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU ditikam tetangganya Gn (25) saat pulang menunaikan salat subuh berjemaah di musholah yang ada di dekat rumahnya, Kamis (27/5/2021) sekitar pukul 04.50 WIB.
Dilansir dari Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Kasubag Humas Polres OKU, AKP Mardi Nursal mengatakan, sebelum terjadinya peristiwa penusukan tersebut, korban bersama pelaku serta tiga orang lain melaksanakan salat subuh di Musholah Nurul Islam.
Setelah salat, korban keluar musholah. Namun tidak jauh dari musholah tiba-tiba pelaku mengeluarkan pisau sepanjang sepuluh sentimeter dan menghunuskan ke bagian punggung kiri korban sebanyak dua kali.
Akibat tiga tusukan tersebut, korban tergeletak bermandikan darah. Melihat seterunya terkapar tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri membawa senjata tajam tersebut.
Selanjutnya korban dibantu warga dilarikan ke Rumah Sakit Noesmir Baturaja. Kini pelaku di Ruang Hesti menunggu operasi.
Semantara itu, pelaku Gn (25) yang tinggal Jalan Akmal, Gang Patra Jaya Bukit Kecil, RT 21, RW 07, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
Baca Juga: Bus AKAP Sambodo Terbalik di Sumsel, 3 Warga Sumbar Tewas
Berita Terkait
-
Viral! Driver Taksi Online Ditusuk Gegara Tolak Bayar Parkir
-
Juru Parkir di Leuwisadeng Bogor Tewas Terlindas Truk
-
Ustadz Juhri Maafkan Pelaku Penganiayaan: Ditampar Tak Ada Bekasnya
-
Keterlaluan, Pria Ini Pukuli Imam Masjid Saat Pimpin Salat Subuh
-
Viral Pria Serang Imam Salat Subuh, Langsung Dihajar Jemaah Satu Masjid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang