SuaraSumsel.id - Kecelakaan tunggal dialami bus AKAP dari Padang tujuan Jakarta di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi KM.214 Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin atau lebih dikenal dengan tikungan Harmoko.
Kini, polisi masih mengejar pengemudi bus AKAP yang kabur setelah kecelakaan maut yang menewaskan empat penumpang tersebut.
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menurunkan tim Ditlantas dan Polres Musi Banyuasin melakukan penyelidikan kasus kecelakaan tunggal bus AKAP dari Padang tujuan Jakarta.
"Tim sudah ke tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi KM.214 Desa Senawar, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin untuk mengumpulkan data dan barang bukti, serta melakukan pengecekan kondisi korban yang luka ringan/berat," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Supriadi di Palembang, seperti dilansir dari ANTARA, Jumat (28/5/2021).
Berdasarkan data di TKP, kendaraan roda enam Bus AKAP Sambodo dengan nomor polisi B-7314-NGA yang dikemudikan Andre Noversam mengalami kecelakaan tunggal ketika melintas di Jalintim KM 214 dari arah Jambi pada Kamis (27/5) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dalam kecelakaan itu, pengemudinya selamat namun melarikan diri, sementara penumpangnya yang berjumlah 33 orang, empat orang di antaranya meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka ringan/berat.
Keempat penumpang yang meninggal dunia yakni Doya Aprilia binti Amri (28) pekerjaan swasta dengan alamat Batu Sangka Paya Kumbu, Sumatera Barat.
Kemudian Anisah Zafirah Herina binti Herman Surya (9) alamat Jalan Datuk Marpatih Nan Sebatang No.99 RT.01/10 Koto Solok, Sumbar.
Naila Fatiha At Silah binti Firman (7) warga Desa Kerocong, Kecamatan Jati Uwung, Kota Tangerang.
Hinayah Haris Saputri binti Arisman (11) warga Ketinggian, Kelurahan Sari Lamak, Kecamatan Harau, Sumbar.
Baca Juga: Bus AKAP Sambodo Terbalik di Sumsel, 3 Warga Sumbar Tewas
Sementara penumpang yang mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Ermedika Jambi yakni Rian Saputra bin Benar Mutar (28) warga Batu Sangkar, Sumbar (kondisnya luka robek dan patah tanggan sebelah kiri).
Kemudian Amba Warman (54) warga depan Polsek Subang foto copy Setia Abadi, Koto Solok, Sumbar
(luka robek di dagu dan kepala sebelah kiri, serta mengalami memar pada mata sebelah kiri)
Rusmianti binti Lisman (53) warga Kabun Ulasan RT.03/03 Kelurahan Uhun Tembo, Kecamatan Mandi Angigin, Koto Selayan Bukit Tinggi, sumbar (patah tulang bahu kanan dan luka robek pelipis kiri)
Raka Habib Albalhaqi (11) warga Kampung Selapan Jorong Panasehan Lasu Candung Agam, Sumbar (kondisinya mengalami luka robek kaki kiri, patah kaki paha kanan, dan robek siku tangan kiri)
Korban yang meninggal dunia dan luka-luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan ada yang telah diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan yang selamat difasilitasi melanjutkan perjalannya dengan bus lain.
Untuk mengungkap dan mengusut tuntas kasus kecelakaan bus tersebut, pihaknya berupaya melakukan pengejaran pengemudi bus yang melarikan diri itu, kata Kombes Supriadi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
4 Penumpang Tewas Kecelakaan Bus di Tikungan Harmoko, Ini Alasan Disebut Tikungan Harmoko
-
Kecelakaan Maut Bus di Jalintim Musi Banyuasin, 4 Penumpang Tewas Terjepit
-
Dibangun Miliaran Rupiah, Bangunan Pemerintah Kini Jadi Tempat Pesta Miras
-
Bus Ngeyel Nyalip Hindari Macet, Tak Berkutik Diadang Mobil Lawan Arah
-
Penumpang Gratis Ikut Tes GeNose di Terminal Pulo Gebang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?