SuaraSumsel.id - Kecelakaan laut terjadi di Perairan Nipah Panjang, Tanjungjabung Timur, Jambi pada Sabtu pukul 12.45 Wib. Kapal Motor atau KM Wicly Jaya Sakti pecah dan tenggelam di perairan tersebut.
Tim Gabungan dan SAR Jambi menyatakan masih mencari delapan penumpang KM Wicly Jaya Sakti yang tenggelam.
Humas Basarnas Jambi, Luthfi Mulyawan mengatakan setelah memintai keterangan kapten kapal KM Wicly Jaya Sakti bernama Dedi Haryadi yang selamat dari kejadian itu ada 18 orang termasuk dirinya sedangkan delapan orang penumpang kapal lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
Tim SAR Jambi mencatat dan meralat bahwa jumlah penumpang kapal tersebut sebanyak 26 orang dimana yang berhasil selamat 18 orang dan delapan orang yang belum diketahui keberadaannya atau masih dalam pencarian tim.
"Sampai saat ini tim gabungan dan SAR Jambi masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di perairan Nipah Panjang, Tanjab Timur," kata Luthfi.
Data yang dihimpun dari Basarnas Jambi, delapan penumpang yang masih dicari setelah kejadian tenggelamnya KM Wicly Jaya Sakti di perairan Nipah Panjang, Tanjab Timur, Jambi adalah pertama Bunga Ateng (54), Dewi (37), Safirah (5), Dina Permata Sari (18), Rosmawati (65) dan tiga korban lainnya belum diketahui nama-namanya dan mereka semua perempuan.
Sedangkan data penumpang kapal yang berhasil diselamatkan adalah Syarifah (24) perempuan, Syarifudin (47) laki-laki, Siti Fatimah (45) perempuan, Desi Fatmasari (25) perempuan, Gita Ulan Sari (14) perempuan, Ari Rahman (16) laki-laki, Muhammad Ilyas (31) laki-laki.
Selain itu Resti Novita Sari (26) perempuan, Syaikila (1 tahun 6 bulan) perempuan, Supriyanti (34) perempuan, Keysia Depi (11) perempuan, Kiswandi (39) laki-laki, Hendri (34) laki-laki, Sandi (31) laki-laki, Gazi (58) laki-laki, Zarimah (53) perempuan, Aan (43), laki-laki, Heriyanto (38) laki-laki.
Tim Basarnas dan Tim gabungan saat ini sedang melaksanakan operasi pencarian dengan koordinat 01°4'7.24''S - 104°30'12.19''E, jarak lebih kurang 64 NM dengan cuaca hujan ringan dan tinggi gelombang lebih satu meter.
Baca Juga: Gelar Aksi Palestina, Pentolan FPI dan Ulama Sumsel Dapat Donasi Rp 16 Juta
Kapal KM Wicly Jaya Sakti berangkat dari Nipah Panjang tujuan Dabo Singkep pada pukul 05.30 WIB. Namun di tengah perjalanan kapal di hantam gelombang hingga mengakibatkan kapal pecah dan tenggelam.
Pada saat kejadian KM TB Sabang melintas dilokasi kejadian dan berhasil mengevakuasi 18 penumpang dan awak kapal dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menuju Kampung Laut sedangkan untuk sembilan orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim.
Saat ini tim gabungan Basarnas masih melakukan pencarian terhadap kesembilan penumpang yang hilang dengan menggunakan kapal diantaranya KN SAR 414, RIB 02 Tungkal, Rescue Car, Rubber Boat.
Unsur SAR yg terlibat diantaranya, Tim Rescue Kantor Basarnas Jambi, Tim Rescue Pos Siaga SAR Tungkal, Polairud Polda Jambi dan KPKL Kampung Laut. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
7 Cushion Vegan dan Cruelty Free, Cantik Tanpa Rasa Bersalah
-
Bikin Geger Penumpang, Batik Air Angkat Bicara soal Pramugari Gadungan Asal Palembang
-
Capaian Gemilang SEA Games 2025, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet lewat Kemenpora dan BRI
-
Tarif Baru Penerbangan Perintis Susi Air 2026, Rute Pagar Alam-Palembang Mulai Rp365 Ribuan
-
Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur