SuaraSumsel.id - Berbuka puasa, menjadi saat yang dinantikan. Ketika tiba waktunya, Nabi Muhammad SAW mewajibkan mereka yang berpuasa dengan smensegerakannya. Adapun doa buka puasa juga wajib diucapkan sebelum berbuka puasa.
Bacaan doa buka puasa ternyata ada beberapa macam. Berikut adalah bacaan doa buka puasa yang umum dilafalkan.
Doa berbuka puasa dua jenis, keduanya sah-sah saja dibaca untuk berdoa sebelum berbuka puasa.
Hal itu karena berbuka puasa adalah bentuk reprsentasi dari melepaskan pakaian dunia dari alam pikiran dan membangkitkan spirit ketuhanan yang ada pada dalam diri, sebagai bentuk ketakawaan yang sudah dilatih dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari.
Baca Juga: Kredit Macet BPR Sumsel Rp 21 M, Pemprov Sertakan Modal Rp 118 M
Berikut adalah dua macam doa buka puasa yang telah dirangkum Suara.com.
Bacaan Latin Doa Berbuka Puasa
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya:
"Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadamu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Sejak Masa Sriwijaya, Sumsel Terkenal dengan Tiga Jenis Lada Ini
Doa Berbuka puasa lainnya:
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya:
"Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”
Manfaat Berdoa Buka Puasa
Membaca doa untuk adalah bentuk rasa syukur kita atas segala rahmat dan anugrah yang diberikan kepada kita. Ada beberapa alasan mengapa kita harus membaca doa berbuka puasa, diantaranya adalh:
Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kita
Setelah menjalankan puasa, kita menunjukan rasa syukur kita kepada Allah atas segala rizqi yang dilimpahkan dengan cara berdoa sebelum berbuka. Rasa terima kasih atas pemberian rezeki sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk menyantap makanan berbuka. Bagi setiap Muslim mengingat tuhan setiap waktu adalah bentuk dari ketakwaan
Meningkatkan Rasa Sabar Kita
Membaca doa sebelum menyantap makanan buka puasa adalah bentuk rasa sabar kita, semakin sering kita berpuasa maka akan semakin tinggi juga rasa sabar kita. Contohnya adalah ketika kita tidak terbuur-buru dalam mengambil dan memakan makanan saat berbuka, ini adalah bagian dari melatih rasa disiplin, kesabaran dan ketenangan batin
Meningkatkan Ketakwaan kita
Rasa sabar dan syukur adalah latihan kita dalam meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, tujuan kita menignkatkan ketakwaan adalah semakin mendekatkan diri kepada sang pencipta. Kita selalu berdoa agar setiap kehidupan kita senantiasa dilimpahkan rezeki dan rahmatnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Hukum Qadha Puasa Ramadhan dan Puasa Syawal, Mana Lebih Utama? Ini Kata Ulama
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Apakah Bayar Fidyah Bisa Dicicil? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Doa Mudik: Naik Pesawat, Kapal Laut, Mobil atau Motor
-
Bacaan Doa Takbiran Idul Fitri Lengkap Arab, Artinya dan Waktu Terbaik Mengumandangkan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Anti Gagal! 5 Langkah Mudah Simpan Cuko Pempek Pasca Lebaran
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi