SuaraSumsel.id - Proses pemilihan dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan digelar di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).
Sebanyak 1.549 suara akan direbutkan oleh dua pasangan calon (paslon) 01 Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi (DHDS) dan Paslon 2 Heri Amalindo dan Soemarjono (HERO).
Ketua KPU PALI, Sunario mengatakan Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan PSU di empat TPS Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) wajib dilaksanakan selama 30 hari usai dibacakan Hakim Mahkamah 22 Maret 2021 kemarin.
Oleh karena itulah, PSU diperkirakan akan dilaksanakan pada pertengahan bulan April, yang berarti sudah masuk bulan suci Ramadhan.
Pihak KPU masih berkoordinasi dengan KPU Provinsi Sumsel dan KPU RI guna menunggu waktu perrsetujuan.
"Diperkirakan bisa masuk Bulan Puasa atau pertengahan bulan April. Untuk tanggal PSU belum kita tentukan, kita lagi persiapan penyusunan tahapan, kebutuhan logistik, nanti akan kita umumkan jadwal dan tanggal PSU nya,” jelas seperti dilansir dari Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Minggu (28/3/2021).
Sementara ini lembar kertas surat suara yang telah di cetak sebanyak 2.000 Lembar surat suara. Kemudian tahapan lain, untuk KPPS akan dilakukan penerimaan namun untuk PPK dan PPS masih mengaktifkan yang sebelumnya.
Dijelaskan Sunario, empat TPS digelar PSU berada di tiga desa dua kecamatan, yakni TPS 6 Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, TPS 8 Desa Babat dan TPS 9-10 Desa Air Itam Kecamatan Penukal, dengan jumlah 1.549 suara.
Baca Juga: Geliat dan "Demam" Olahraga Catur di Sumsel
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik
-
Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla
-
Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam