SuaraSumsel.id - Bulan Ramadan segera tiba, Pemerintah Sumatera Selatan tidak melarang pelaksanaan salat tarawih sebagai ibadah sunah di bulan tersebut.
Namun, pelaksanaannya di rumah ibadah mesti mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menegaskan ia tidak akan membuat aturan dan kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Syaratnya, masyarakat dalam beraktivitas disiplin terhadap protokol kesehatan.
“Jika masyarakat disiplin 3M, tentu kita tidak akan membuat aturan sulit yang membatasi aktivitas masyarakat,” ujar Deru seperti dilansir dari Fornews - jaringan Suara.com, Jumat (26/3/2021).
Menurut Deru, ia memang berkomitmen untuk tidak membatasi mobilitas masyarakat, sehingga perekonomian tidak terpuruk. Termasuk juga tidak membatasi kegiatan ibadah masyarakat, agar silaturahmi masyarakat tetap tumbuh.
“Awal munculnya Covid-19 tahun lalu, kita sempat dibatasi untuk beribadah di masjid termasuk menunaikan salat Jumat,"katanya.
Padahal, sambung ia, ada juga nilai tersendiri dari salat Jumat ini, salah satunya mempererat silaturahmi.
"Saya tidak pernah melarang semua aktivitas dan kegiatan yang dilaksanakan di dalam masjid, selama itu menerapkan protokol kesehatan dan saya juga tidak melarang masyarakat untuk menjalankan salat tarawih dan pengajian di bulan Ramadan nanti,” pungkas Deru.
Baca Juga: Dua Warga Sumsel Curi Rp 718 Juta di Riau Diciduk, Target Nasabah Bank
Berita Terkait
-
Andi Sudirman Sulaiman Gelar Pengajian Sambut Bulan Suci Ramadan
-
Siap-siap! Puasa Ramadan Nanti Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau
-
Jelang Ramadan, Enam Amalan Ini Paling Ramai Dilakukan Umat Islam
-
Jelang Ramadan, Permintaan Pangan di DKI Diperkirakan Naik 15 Persen
-
Pesan Jusuf Kalla ke Penceramah Ramadan : Jangan Hanya Menguasai Ayat-ayat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara