SuaraSumsel.id - Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kota Palembang, Sumatera Selatan yang akan dicoba pertengahan bulan Marat ini.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait mengatakan, untuk sejauh ini tidak terdapat kendala berarati dalam proses persiapan maupun sosialisasi ETLE.
"Persiapan sudah kita lakukan dengan maksimal, mengenai jadwal untuk Sumsel nanti bulan April akan dilaunching," katanya melalu sambung telpon. Rabu (3/3/21).
Kamera ETLE akan lebih ringit memerika kesalahan yang dilakukan masyarakat pelanggar. Misalnya, mereka akan mengambil cuplikan gambar (capture) atas pelanggaran baik kendaraan roda dua atau pun roda empat.
Operasional kamera ini pun selama 1x2 24 jam secara otomatis sehingga semua pelanggaran tersebut langsung terekam melalui sistem.
"Semua jenis pelanggaran akan dicatat oleh kamera mulai dari pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm, melewati garis batas hingga pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman," bebernya.
Untuk pengendara yang melanggar maka akan diberikan surat konfirmasi yang dikirim ke rumah melalui PT.i Pos Indonesia. Surat tersebut wajib dikonfirmasi selama tujuh hari kerja.
"Lalu dikonfirmasi apakah benar, pemilik kendaraan yang melanggar. Wajib dikonfirmasi," terang ia.
Ia mencontohkan, misalnya surat konfirmasi dikirim ke rumah atas nama kendaraan lalu seseorang bisa mengklarifikasi misalnya mobil atau motornya sudah dijual dan bukan ia yang melakukan pelanggaran.
Baca Juga: Status Siaga Ditetapkan Lebih Cepat, Desa Rawan Karhutla Sumsel Menurun
Petugas Samsat akan melakukan pemblokiran nomor polisi kendaraan bagi para pelanggar yang tidak mengurus lebih dari 7 hari.
"Maka diharapkan kepada pengendara agar benar - benar menggunakan kendaraan atas nama dirinya. Pada saat dikirimkan surat konfirmasi pengendara melakukan pelanggaran lalu pelanggar maka wajib membayar denda tilang. Nanti pelanggar akan diberikan nomor rekening saat konfirmasi proses tilang melalui bank yang ditunjuk," bebernya.
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Kisah Vaksinasi Pedagang Pasar Cinde Palembang, Mulanya Banyak Menolak
-
Polemik Badan Jalan Tengkuruk Disewakan, Dishub: Tanpa Sepengetahuan Kami
-
Cek Kendaraan Dinas, Bupati Lampung Tengah Temukan Randis Tunggak Pajak
-
Ini Keunggulan Ikan Patin Perkasa, Ukuran Tubuh Lebih Besar
-
Viral Wanita Pamer Naik Mobil Dinas Pelat Merah Suami, Tuai Cibiran Publik
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?