SuaraSumsel.id - Guna mempercepat proses pemeriksaan sampel tes usap dalam penanganan Covid 19 di Pangkalpinang, Pemerintah sediakan laboratorium biomolekuler.
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil mengatakan laboratorium dibangun guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan virus covid 19.
"Semoga laboratorium ini berdampak nyata dalam mempercepat pemeriksaan sampel tes usap yang saat ini harus menunggu lama untuk mengetahui hasil tes. Saat ini di laboratorium bisa satu hari saja," ujarnya di Pangkalpinang, Rabu (20/1/2021).
Ia meminta kepada garda terdepan penanganan COVID-19, seperti BPBD, tenaga medis dan dokter bisa bekerja dengan baik dan menjadikan pengabdian ini sebagai ladang amal.
"Sekarang kita tidak usah bimbang dan ragu lagi, dulu hasil tes harus dibawa ke Palembang, titip di RS Bakti Timah dan Labkesda Babel, sekarang kita sudah punya sendiri," katanya.
Walaupun saat ini sudah ada alat PCR, masyarakat tetap diminta disiplin menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.
Ia menyebutkan alat yang dimiliki saat ini sudah memenuhi standar. Untuk sekali pelaksanaannya itu bisa sampai 96 sampel dan hasilnya dalam hitungan jam sudah bisa diketahui.
"Alat yang kita punya sudah memenuhi standar dan dapat mempercepat hasilnya dalam hitungan jam saja. Kami targetkan awal Februari 2021 beroperasi," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Sebagian Ibu Hamil Ketakutan Swab Test
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden