SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo telah menjadi orang pertama divaksin covid 19, Rabu (13/11/2021) pagi. Vaksinasi yang dijadwalkan juga bagi kepala daerah di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan.
Di Sumatera Selatan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru akan menjadi orang pertama divaksin. Selain Gubernur Herman Deru, terdapat 13 orang yang juga mendapatkan vaksin perdana di Sumatera Selatan.
Ada pun 14 penerima vaksin di Sumatera Selatan di antara lain,
Selain Gubernur Sumatera Selata, Herman Deru, sejumlah penerima vaksin yang akan divaksin ialah sebanyak 13 orang.
Mereka yang akan divaksin di Sumatera Selatan pada besok hari yakni
- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru
- Kodam II Sriwijaya, Mayjen Agus Suhardi
- Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri
- Kesdam II Brigjend TNI Muhammad Zamroni
- Irdam II Kodam II Sriwijaya, Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo
- Kopaksahli Kodam II Sriwijaya, Brigjen TNI Puji Cahyono
- Danrem Korem 44 Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus
- Kadinkes Sumatera Selatan, Dra Lesty Nurainy
- Dirut RSMH Palembang, dri Bambang Eko Sp.KJ, MARS
- Kepala BPJS Sumatera Selatan, Siti Farida Hanoum
- Kepala BPOM Palembang, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan
- Ketua IDI Sumatera Selatan, dr. Rizal Sanif
- Dirut RS Siti Fatimah, dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala
- Ketua PPNI Sumatera Selatan, Subhan
Menjadi orang perdana disuntik, Gubernur Sumatera Selatan lebih memilih untuk divaksin di puskesmas.
Pilihan ini menurut Herman Deru akan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Saya mau divaksin puskesmas, tidak di Griya Agung, tidak di rumah sakit dan lainnya. Pilih di Puskesmas, tidak terkesan bahwa vaksin covid 19 ini elitis,” ujarnya usai melantik CPNS di Palembang, Sumatera Selatan.
Pilihan divaksin di puskesmas, sambung Herman Deru guna mendekatkan pada masyarakat. Hal ini juga sebagai bentuk sosialisasi vaksin covid 19 kepada masyarakat agar tidak khawatir di vaksin.
Baca Juga: Kepala Puskesmas di Sumut Jadi Tersangka Kasus Pungli
“Lebih baik bergabung dengan masyarakat yang akan divaksin. Saya pilih di Puskesmas saja, agar dekat dengan masyarakat,” ucapnya.
Ia pun mengaku tidak ada persiapan khusus untuk divaksin covid 19. Hanya memenuhi asupan makanan yang tepat, seperti vitamin c, vitamin D dan kebutuhan pokok lainnya.
“Kebetulan ada yang dokter, jadi bisa langsung berkonsultasi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB