SuaraSumsel.id - Akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19 sebanyak 37.713 calon jamaah haji gagal berangkat ke tanah suci di sepanjang tahun 2020.
Hal tersebut dikatakan Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Acep Riana Jayaprawira dalam konfrensi pers secara virtual, Rabu (13/1/2021).
Jumlah tersebut terdiri dari 35.103 ribu orang berasal dari kelompok haji reguler sementara 2.610 berasal dari kelompok haji khusus.
"Kalau haji reguler itu nilainya mencapai Rp 882,03 miliar sementara gaji khusus nilainya mencapai 11,03 juta dolar AS," ungkap Acep.
Baca Juga: Dana Kelolaan Haji Naik 15 Persen Jadi Rp 143,1 Triliun
Pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini karena adanya pendemi virus corona yang membuat Arab Saudi sebagai negara tujuan haji melakukan penutupan ibadah haji sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.
"Kalau soal pembatalan sebetulnya ini angka yang relatif, karena pernah ada setahun angka pembatalan itu mencapai 40 ribu orang," ucapnya.
Meski ada pandemi, menurut dia para pendaftar ibadah haji pada tahun 2020 tetap antusias, hal tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi target.
"Khusus haji reguler yang mendaftar itu mencapai 410.927 ribu orang, angka ini naik 126 persen dari target kita sebanyak 324.163 ribu jemaah. Kalau haji khusus memang ada penurunan pendaftaran, tahun lalu yang mendaftar sebanyak 7.736 orang dari target kita 9.373 orang," paparnya.
Asal tahu saja, BPKH mencatat dana haji yang dikelola oleh pihaknya mencapai Rp 143,1 triliun pada tahun 2020.
Baca Juga: Meski Pandemi, Dana Kelolaan Haji Naik 15 Persen Jadi Rp 143,1 Triliun
Angka ini meningkat sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar Rp 124,3 triliun, capaian dana kelolaan haji yang sebesar Rp 143,3 triliun tersebut telah melebihi target yang dicanangkan sebesar Rp 139,5 triliun.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
Jamaah Lunasi Biaya Haji Reguler Sehari Sebelum Libur Lebaran
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Berdosa karena Tak Sengaja Pakai Dana Haji
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji, jadi Tidak Berdosa
-
Cek Fakta: Budi Arie Sebut Pemerintah Pakai Dana Haji Rp700 Triliun untuk IKN
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Best Issuer for Sustainable Finance 2025
-
Sanjo Palembang: Antara Modernisasi dan Warisan Leluhur, Mampukah Bertahan?
-
Lebaran Aman Bertransaksi, BRI Cegah Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Debat Paslon PSU Pilkada Empat Lawang Dipindah ke Palembang, Ada Apa?