SuaraSumsel.id - Alexander Gintsburg dan ilmuwan lainnya dari Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology yang mengembangkan vaksin virus Corona Sputnik V, mengungkapkan fakta baru bahwa, vaksin ini dapat memberikan perlindungan dari virus Covid-19 selama dua tahun di tubuh manusia.
"Selama ini saya hanya bisa memberikan saran, karena dibutuhkan lebih banyak data eksperimen. Vaksin kami dibuat di platform yang juga digunakan untuk vaksin Ebola. Data eksperimental yang diterima pada saat itu menunjukkan bahwa vaksin serupa akan menawarkan perlindungan selama dua tahun, atau mungkin lebih," kata Alexander Gintsburg ditulis Senin (11/1/2021).
Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan bahwa Sputnik V sudah tersedia bagi publik paling cepat pada November atau Desember 2020. Vaksinasi pertama pun sudah dilakukan untuk tenaga medis dan guru.
Berdasarkan data diatas, laporan terbaru dari Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology pun menyebutkan bahwa, salah satu Negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Vietnam, tertarik bekerja sama dengan Gamaleya Research Institute untuk memproduksi vaksin Sputnik V di Vietnam.
Berbicara saat melakukan jumpa pers, Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Truong Quoc Cuong menyebutkan bahwa saat ini sudah ada kesepakatan kerjasama antara Gamaleya Research Institute dengan sebuah perusahaan lokal yang berada dibawah naungan Kementerian Kesehatan Vietnam.
“Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology telah menunjukkan minatnya untuk memproduksi dan mengembangkan vaksin Sputnik V di Vietnam. Metode transfer teknologi telah disiapkan bersama sebuah perusahaan lokal,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Truong Quoc Cuong, seperti dilansir laman aa.com.tr.
Selain dikabarkan telah setuju bekerja sama dengan Gamaleya Research Institute, Vietnam pun diberitakan sudah menerima setidaknya 30 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca dengan Universitas Oxford.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Berikut Cara Mengelola Payroll Perusahaan agar Lebih Efisien
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas