SuaraSumsel.id - Banyaknya daerah yang mengalami kekosongan para tenaga pengajar membuat pemerintah kembali membuka opsi lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi guru.
"Untuk tahun ini kebutuhan mendesak karena banyak kekosongan guru di daerah," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dalam konfrensi pers daring, Selasa (5/1/2020).
Dirinya mengakui keputusan memprioritaskan perekrutan PPPK diambil seiring kekosongan tenaga pendidikan atau guru yang saat ini terjadi di banyak daerah.
"Banyak pimpinan daerah minta ke kami tenaga honorer guru diangkat jadi pegawai pemerintah. PPPK ini akan peroleh hak sama dengan ASN, gaji dan tunjangan sama dengan ASN sesuai dengan level dan jabatan yang sama," paparnya.
Dirinya berharap, rekrutmen guru lewat PPPK 2021 mampu merekrut 1 juta tenaga pendidik untuk mengisi kekosongan tersebut.
"1 juta ini telah sejak lama, ini sudah koordinasi insentif dengan Kemendikbud, Kemenpan RB dan pemda. Ini akan permudah manajemen guru dan layanan pendidikan," pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengkaji untuk tidak lagi membuka formasi guru pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 dan tahun-tahun selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi