SuaraSumsel.id - Calon Petahana Ilyas Panji Alam telah melakukan pencoblosan di TPS 6 Perumahan Komperta RT 03 LK2, Indralaya Indah Kecamatan Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan Rabu (9/12/2020).
Usai mencoblos ia menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat Ogan Ilir harus bersatu usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
"Siapa menang siapa yang kalah kita tetap warga Ogan Ilir. Makanya dengan itu kita wajib menjaga keamanan dan ketertiban,"katanya.
Pantauan SuaraSumsel.id Ilyas Panji Alam bersama keluarga datang kompak menggunakan baju putih datang ke TPS 6 sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat ditanya apakah ia optimis bisa kembali duduk di kursi Bupati? Ilyas hanya menjawab, bahwa di dalam bilik suara, tidak ada orang yang bisa tahu, apa yang terjadi nantinya.
"Karena itu, saya tawakal saja. Tuhan yang bisa mengerakan hati seseorang. Di dalam bilik suara hanya Tuhan dan pemilik hak suara yang tahu siapa dipilihnya. Makanya kemenangan saya serahkan kepada Tuhan. Insyallah nomor dua unggul," ungkapnya.
Ilyas Panji Alam sempat didiskualifikasi dari Pilkada Ogan Ilir setelah KPU menerima rekomendasi dari Bawaslu namun kini, ia kembali menjadi peserta setelah keputusan diskualifikasi tersebut dibatalkan Mahkamah Agung (MA).
"Tidak ada masalah semua berjalan sesuai prosedur baik baik saja,"pungkasnya
Baca Juga: Target 45 Persen Suara, Helldy Klaim 4 Calon Justru Menguntungkan
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?