SuaraSumsel.id - Hujan yang mengguyur Dusun Bambalang Desa Batoparo Barat, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura mengakibatkan tanah makan Kiai Ahmad Baidowi ambles, Senin (23/11/2020).
Tapi yang bikin geger bukan gara-gara makam ambles, melainkan kondisi jasad Kiai Baidowi yang masih utuh meskipun sudah dikubur sekitar 31 tahun lamanya.
Sufyan Ahmad, putra dari Kiai Ahmad Baidowi orang pertama yang melihat kuburan orangtuanya ambruk sekitar pukul 13.00 WIB.
Melihat kuburan ayahnya ambruk, Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memperbaiki makam. Makam lantas digali.
Ternyata, jasad almarhum KH Ahmad Baidowi tampak masih utuh dan kain kafan sudah berubah warna.
"Jadi terpaksa kami gali dan diperbaiki kembali," katanya.
Pihak keluarga kemudian mengganti kain kafan dengan yang baru. Meski demikian, jasad KH Ahmad Baidowi tidak diangkat keluar dari kuburan.
"Pergantian kain kafan langsung dilakukan di dalam kuburan tanpa mengangkat mayat ke atas kuburan," ujarnya.
Sumber; Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
BRILink Rieche Endah Mudahkan Warga Dusun di Sumbawa Bertransaksi Keuangan
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya
-
Emas Dilepas Demi Lebaran, Warga Ini Rela Jual Perhiasan Agar Bisa Pulang Kampung
-
BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026