SuaraSumsel.id - Selama ini kita mungkin mengira kalau sabun dan shampo tidak memiliki masa kedaluwarsa meski disimpan dalam jangka waktu lama. Padahal, Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (AS) menetapkan bahwa semua obat, kosmetik, termasuk sabun, memiliki tanggal kadaluarsa.
Mengutip Insider, Senin (23/11/2020), disebutkan jika sebagian besar sabun yang diproduksi bisa bertahan selama 2 tahun atau lebih. Tapi berdasarkan aturan dan rekomendasi produsen, sebaiknya sabun digunakan dalam waktu satu tahun setelah pembelian.
Aturan ini harus dipatuhi, lantaran dalam bahan alaminya sabun bisa berbau dan berjamur. Tapi faktanya, ternyata sabun masih efektif digunakan meskipun sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Jika Anda pernah mencoba sabun yang sudah kedaluwarsa, mereka tetap akan mengeluarkan busa saat digunakan. Inilah mengapa sabun kedaluwarsa masih tetap dinilai efektif untuk membasmi kuman, baik itu sabun cair atau sabun batangan.
"Jika sabun kedaluwarasa ini masih berbusa dan membuat tangan Anda licin, lalu akhirnya menjadi bersih, maka artinya Anda akan baik-baik saja," terang ahli kimia organik dari Universitas Villanova, Kevin Minbiole, PhD.
Sekadar informasi, sabun adalah sejenis surfaktan yang akan membuat molekul kulit licin. Pada saat itulah air sabun akan mengikat, menjebak, dan menghilangkan molekul minyak, lemak, dan kuman yang menempel di kulit.
Itulah mengapa bakteri dan virus akan terlepas dari kulit saat Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik.
Nah, apabila sabun sudah benar-benar kedaluwarsa, dia akan pecah-pecah, kering, dan tidak berbusa. Atau di beberapa kasus, sabun tidak lagi berbau harum seperti saat pertama kali Anda membelinya.
Sedangkan pada sabun dengan aroma esensial dan menggunakan bahan dari tumbuhan alami, biasanya memiliki masa simpan yang lebih pendek, karena menggunakan bahan-bahan alami tersebut.
Baca Juga: Benarkah Vagina Tak Boleh Dibersihkan Pakai Sabun? Ini Kata Ahli Ginekologi
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri