SuaraSumsel.id - Jika kebanyakan gunung dan tempat pendakian, pengunjung dilarang membuang sampah sembarangan, namun beda halnya dengan gunung satu ini.
Di gunung ini, pengunjung justru dianjurkan untuk meninggalkan sampah yang mereka bawa.
Di sebuah unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @bukan_tukang_sampah, tampak sebuah lokasi kosong bergunung yang sepi pengunjung.
Dalam gambar itu, tersemat sebuah tulisan "Pendaki Boleh Nyampah di Gunung Ini".
Baca Juga: Kisah Musimin, Penyelamat Anggrek Merapi yang Terancam Akibat Erupsi
Tampak area pegunungan itu tak ada satupun pendaki yang melintas. Jalanan juga tampak lengang dengan hanya ada satu dua truk pengangkut sampah yang terparkir.
Dari keterangan unggahan Instagram itu, gunung tersebut ketinggiannya setiap hari terus bertambah.
"Pas banget buat yang suka nyampah tanpa harus dilarang-larang," bunyi keterangan unggahan tersebut.
Selain para pendaki yang suka membuang sampah, gunung ini juga terbuka bagi para pendaki yang sering membuat aara bersih gunung.
Usut punya usut, ternyata gunung tersebut adalah area Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Baca Juga: Tebing Sisa Erupsi 1954 Runtuh ke Dalam Kawah Merapi
Mengutip Hops.id --jaringan Suara.com, setiap harinya TPST Bantar Gebang menerima setikdaknya 6,5 ribu ton sampah dari Jakarta dan sekitarnya.
Perekam yang melintasi kawasan ini pun mengungkapkan kekagumannya atas pemandangan gunungan sampah raksasa tersebut.
"Jadi ceritanya gue mau ke rumah saudara gue di Setu, Bekasi, dan gue enggak tahu akhirnya gue pakai Google Maps. Dan ternyata gue diarahin ke Bantar Gebang. Gue lihat gunung sampah di Bantar Gebang dan ternyata sudah tinggi banget. Bayangin kalau semakin tinggi, kayak gimana?" kata si perekam.
Warganet pun berbondong-bondong menuliskan komentar mereka.
"Baunya sampai kecium ke sini bang, gue putar-putar tetap kecium juga," seloroh akun @ahmad_alfaridzie.
"Kalau sudah tinggi banget bisa masuk dalam satu keajaiban dunia," komentar @kormaajwah.
"Astaghfirullah sudah tinggi banget itu sampah," tulis @arti_adv_sm14.
Berita Terkait
-
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Lebih Tinggi
-
Gunung Marapi Erupsi, Ketinggian Abu Vulkanik Capai 350 Meter
-
PTPN I Tanam 1 Juta Pohon di Kebun Gunung Mas Seluas 638,9 Ribu Ha
-
Atasi Masalah Bau, Dinas LH DKI Pindahkan Sampah di RDF Rorotan ke Bantar Gebang
-
Sebelum Erupsi Setinggi 8.000 Meter, Gunung Lewotobi Alami Gempa Vulkanik Selama Sepekan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR