SuaraSumsel.id - Ia mengancam bakal mengepung rumah Nikita jika 1x24 jam tidak meminta maaf karena dianggap telah menghina Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq.
"Kepadamu hei, bab* betina, lonte oplosan penjual selangkangan, saya imbau! Jika tak minta maaf 1x24 jam dan klarifikasi secara terbuka, saya bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumah kau!" tegas Ustaz Maaher At-Thuwailibi di video yang viral, Kamis (12/11/2020).
Kata sang ustaz, peringatan yang dialamatkan kepada Nikita Mirzani bukan isapan jempol semata.
"Saya serius, tidak main-main. Kita lihat apa yang terjadi," ucapnya.
Lelaki yang mengenakan sorban dan kacamata hitam itu pun juga siap mengorbankan dirinya membela Habib Rizieq.
"Darah akan kami kucurkan karena kita membela kehormatan cucu Rasulullah," kata Ustaz Maaheer At-Thuwailibi.
Pernyataan Nikita Mirzani itu lantas dianggap telah menghina Habib Rizieq Shihab.
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Mau Dikepung Pengikut Rizieq, Polisi Jaga Ketat Rumah Nikita Mirzani
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Kronologi Santri di Jakabaring Diduga Dianiaya Ustaz hingga Mata Lebam, Dilaporkan ke Polisi
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman