SuaraSumsel.id - Tindak kriminalitas pemalakan dilaporkan masih banyak terjadi kota Palembang, Sumatera selatan.
Saat polisi menggelar razia di jatung kota Palembang, setidaknya 11 pemalak supir ditangkap, delapan di antara masih berusia anak-anak.
Mereka yang diamankan AR (15), SS (16), DA (17), RM (16), AN (16), HI (15), AW (14) dan IL (16).
Selain itu, tiga pelaku lainnya Dedi Wijaya (25), Alin Nursalin (55) dan Arizal (45).
Satu pelaku anak-anak malah kedapatan membawa senjata tajam.
Pelaku AN (16) berdalih, ia membawa senjata tajam hanya pegangan menjaga diri.
“Aku mengamen, bukan pemalak. Aku ditangkap, tapi memang aku bawa pisau untuk jaga-jaga,” ujar remaja yang sudah putus sekolah sejak sekolah dasar (SD) tersebut.
Pelaku lainnya, Alin Nursalin (%%) mengatakan ia memalak untuk menghidupin keluarganya. Ia memiliki lima anak yang perlu diberi makan setiap harinya.
“Uangnya untuk beli beras,” ucap ia.
Baca Juga: Foto Remaja 17 Tahun yang Hobi Menato Wajah, Bikin Sang Ibu Kecewa
Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji membenarkan penangkapan itu.
Ia menjelaskan penangkapan yang dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat. Pada 11 November kemarin, masyarakat telah membuat laporan perihal pemalak di kawasan tersebut. Lalu dua tim reskrim Polrestabes Unit Pidum dan Unit Ranmor menggelar penangkapan di dua tempat yang berbeda.
“Ada di Jalan Yusuf Singadekane, lampu merah flyover Kecamatan Kertapati, titik kedua di Jalan Parameswara simpang lampu merah lorong Macan Lindungan Kecamatan Bukit Kecil,” ungkapnya.
Kontributor : Muhammad Moeslim
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
EcoGrow Mom, Langkah PTBA Wujudkan Perempuan Tani Berdaya dan Sejahtera