SuaraSumsel.id - AS, warga Kedungdoro, Kecamatan Kunir, Lumajang, Jawa Timur, nekat membacok lelaki berinisial S yang telanjang berduaan dengan istrinya.
Pria berusia 32 tahun itu membacok S yang lebih tua, yakni 42 tahun, memakai celurit karena cemburu.
"Ujung pangkalnya adalah, pelaku melihat istrinya sedang telanjang bulat dalam kamar kontrakan bersama korban," kata Kasatreskrim Polres Lumajang Ajun Komisaris Masykur, Senin (19/10/2020).
Peristiwa tersebut terjadi di rumah kontrakan AS, Selasa (13/10) kemarin. Indekos itu sendiri adalah bekas lokalisasi.
Selasa itu, AS baru pulang bekerja mencari rumput. Sesampainya di depan kontrakan, ia mengakui mendengar suara sang istri dan lelaki lain.
AS yang penasaran dan curiga langsung mendobrak pintu, lalu mendapati istrinya telanjang bersama S.
Tanpa ba-bi-bu, AS mengusung celurit yang dibawanya dan membacok kepala S. AS membacok tepat di kepala S.
Seusai membacok S, pelaku langsung melarikan diri. Sementara si istri menjerit histeris sehingga mengundang perhatian warga.
"Pelaku kami tanggap di balai desa Kedungmoro. Sementara korban sampai saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara karena luka serius," kata Masykur.
Baca Juga: Lihat Istri Bugil Sama Tetangga di Kamar, Tanpa Ba-bi-bu AS Sabetkan Arit
AS kekinian sudah dijebloskan ke sel tahanan. Ia resmi dijadikan tersangka pasal penganiayaan KUHP dan terancam hukuman 5 tahun penjara.
"Kami masih mendalami kasus ini. Berdasarkan keterangan sementara pelaku, ini kasus spontan, bukan terencana," kata dia.
Dia mengatakan, istri AS adalah mantan pekerja seks komersial. Pelaku menikahi perempuan itu dengan harapan tak lagi menjajakan tubuhnya.
Sementara S adalah pelanggan setia istri pelaku. Namun, setelah menikah dan tak lagi menjadi PSK, ternyata S masih berhubungan dengan istri AS.
Berita Terkait
-
Lihat Istri Bugil Sama Tetangga di Kamar, Tanpa Ba-bi-bu AS Sabetkan Arit
-
Pulang Kerja Lihat Istri Telanjang Bareng Tetangga, AS Lakukan Pembacokan
-
Mengenal Kelengkeng Kateki Lumajang, Calon Saingan Kelengkeng Malaysia
-
Ada Isu Tsunami Besar di Selatan Jawa, Ini yang Dilakukan Bupati Lumajang
-
Murka Istri Diserobot, Pria Ini Dibunuh Saudaranya saat Asyik Nonton TV
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?