SuaraSumsel.id - Seminar online (webinar) dengan tema pelakor ini sangat menarik perhatian.
Judulnya pun dipertegas dengan Antisipasi Pelakor di Masa Pendemi. Informasi webinar pun tersebar dari berbagai group WhatsApp yang mendapatkan sambutan dari yang membacanya.
Apalagi, webinar ini menghadirkan tokoh Istri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Fitri Hayati Fahmi
Selain Fitri Hayani Fahmi, terdapat juga nama Sufiani Dida Sembada istri Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. Keduanya juga menjabat sebagai penasihat dan ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi.
Pembicara ketiga adalah perwakilan dari Dinas Kesehatan dr Wahyu Handriana, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Sukabumi.
Dari flyer acara yang menyebar cepat melalui whatsapp grup warga Sukabumi ini dijelaskan webinar akan berlangsung hari Jumat (16/10/2020) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Dijelaskan juga alamat link aplikasi Zoom yang digunakan dalam webinar ini, yaitu https://bit.ly/34KtYiM. Meeting ID: 857 8739 0175, Passcode 570045.
“Pesertanya khusus darma wanita,” jelas Wahyu Handriana melalui pesan singkat kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, Rabu (14/10/2020).
Jangan! Menurut Wahyu materi utama yang akan dibahas dalam webinar tersebut masih terkait covid-19. “Penasaran ya,” lanjut Wahyu.
Baca Juga: Cewek Bawa Kabur Laki Orang Ditelanjangi Diarak Keliling Kampung
“PELAKOR disana itu singkatan dari Penyakit Lansia dan Komorbid. Itu teknik marketing,” sambung Wahyu.
Penyakit lansia dan komorbid, menurut Wahyu menjadi isu penting dalam penanganan covid-19 saat ini. Lansia yang memiliki penyakit dan komorbid, akan sangat berbahaya jika terpapar corona.
Kasus kematian pasien positif covid-19 di Kota Sukabumi, mayoritas lansia yang memiliki penyakit penyerat atau komorbid. “Mereka (lansia dengan komorbid) saat ini harus benar-benar dilindungi dari potensi penyebaran virus corona. Penerapan protokol kesehatan saat ini tidak hanya diluar rumah tapi juga didalam rumah,” ungkap Wahyu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
KPA Sumsel Siapkan Posko Solidaritas Lumbung Agraria di 4 Daerah Terdampak Karhutla
-
Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal
-
Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik