SuaraSumsel.id - Bukan hanya pempek, Kota Palembang di Sumatera Selatan juga dikenal dengan menu khas terbuat dari mi yaitu mi celor.
Salah satu kedai mi celor legendaris di Palembang adalah RM Mie Celor H. M. Syafei Z yang terletak di jalan KH. Ahmad Dahlan No.2, 26 Ilir, Kec. Bukit Kecil di Kota Palembang.
Sejak dulu sampai sekarang, rumah makan sederhana yang berada di area pasar tersebut hanya menyediakan dua menu utama yaitu mi celor dan laksan.
"Mi celor itu, mi dicelor (dicelup)," kata Wira, salah satu pekerja sekaligus salah satu cucu dari H. M. Syafei Z.
Mi kemudian diberi kuah yang terbuat dari santan dan kaldu udang, lalu diberi tambahan lain yaitu potongan telur, kecambah, bawang goreng, daun kucai, dan ebi.
Bisa ditebak lewat penampilan, menu ini memiliki rasa gurih-asin yang dominan. Teksturnya yang lembut membuat sensasi creamy bisa kamu rasakan lewat kuah maupun mi-nya. Kurang lebih seperti carbonara dengan citarasa lokal!
Tentu saja ebi membuat mi celor lebih kaya rasa. Menu mi celor di rumah makan ini dibanderol dengan harga Rp. 22 ribu saja lho.
Selain mi celor, ada juga laksan yang serupa seperti laksa tapi tanpa mi. Menu ini sama-sama disajikan dengan kuah santan namun berwarna merah ditambah dengan potongan pempek.
"Laksan itu sebenarnya potongan pempek yang dikasih kuah santan. Beda dengan laksa, ini nggak pakai mi," tambah Wira.
Baca Juga: 5 Kuliner Khas Bali yang Wajib Dicoba
Berbeda dengan mi celor yang gurih-asin, laksan memiliki rasa lebih 'pedas' karena kuah santan cabainya. Laksan dari pempek juga memberikan sensasi lain lewat rasa ikannya.
Laksan bisa jadi merupakan salah satu menu yang wajib kamu cicipi saat ke Palembang, karena buat apa ke Palembang kalau tidak mencoba pempek berkuah santan, kan? Laksan dipatok seharga Rp. 15 ribu saja.
Rumah makan tersebut buka sejak pukul 06.30 WIB sampai 20.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dari Ruang Kerja, Pekerja Kilang Plaju Lahirkan 180 Inovasi
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism