SuaraSumsel.id - Selama 10 hari masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini, belum ada peserta Pilkada di Sumatera Selatan yang memilih kampanye daring sebagai pilihan berkampanyenya.
Kampanye daring ialah kampanye yang disarankan penyelenggara sebagai upaya menghindari tatap muka langsung guna menghindari penyebaran virus corona atau covid 19.
Sayangnya ternyata kampanye ini tidak juga dipilih oleh peserta Pilkada di Sumatera Selatan (Sumsel).
Berdasarkan catatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel belum terdapat peserta yang menggunakan media daring guna mensosialisasikan visi dan misinya.
Baca Juga: Baru Empat Wilayah di Sumsel Ini Capai Target Tes PCR 1 Persen
“Metode yang cendrung dipilih yakni mendatangi masyarakat, dengan door to door, dengan mensosialisasikan visi dan misi,” ujar Komisioner Bawaslu Sumsel, Junaidi, Rabu (7/10/2020) dalam acara diskusi virtual yang diselenggarakan KPU Palembang.
Ia menyatakan pemilihan kampanye daring juga memiliki pertimbangan di antaranya bagaimana koneksi jaringan internet di wilayah tersebut, lalu adanya kebutuhan kuota guna melakukan kampanye daring tersebut lalu peserta yang ingin mengikuti kampanye membutuhkan ponsel pintar (smartphone).
“Dengan kebutuhan itu, pertanyaannya siapa yang bisa menanggungnya. Apakah calon bupatinya, ataunya pendukungnya saja,” ungkap ia.
Meski demikian, Junaidi mengatakan sejumlah kampanye kreatif juga akhirnya muncul pada situasi pandemi ini. Beberapa peserta kampanye memilih kunjungan door to door dengan beragam program misalnya, anjang sana dan anjang sini.
“Akhirnya cendrung memilih cara yang lebih sederhana, misalnya mendatangi pemilih dari rumah ke rumah, mulai dari pagi hari sampe siang ini. Beberapa peserta cendrung berkreasi di program ini,” tutup ia.
Baca Juga: Viral Emak-emak Protes Mahalnya Biaya Wisuda, Unikom Buka Suara
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR