SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyesalkan masih terjadi arak-arakan para pendukung pada tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon) kepala daerah, akhir pekan lalu.
Ketua KPU Provinsi Sumsel Kelly menyebut pendaftaran paslon yang akan bertarung di Pilkada 2020 masih diiringi oleh arak-arakan pendukung meski di tengah pandemi Covid 19.
“Selama pendaftaran paslon, kita lihat ada banyak (paslon diiringi arak-arakan). Hampir semua paslon membawa arak-arakan,” ujar Kelly pada Senin (7/9/2020).
Kendati demikian, Ia menegaskan penegakkan disiplin atas protokol kesehatan bukan menjadi ranah KPU. Pihak Banwaslu dan kepolisian yang berwenang akan hal tersebut. “Itu tugas Bawaslu dan aparat kepolisian untuk menertibkannya,” kata dia.
Padahal, KPU Sumsel dan kabupaten setempat sudah meminta agar masing-masing pasangan tidak perlu membawa arak-arakan pendukung. “Kita juga sudah mengimbau untuk tidak melakukan aksi arak-arakan. Mengingat kondisi pandemi Covid-19,” ucap dia.
KPU juga meminta para pendukung paslon di Pilkada 2020 tidak perlu membawa atribut dan masa yang berlebihan. Hal tersebut agar tidak menimbulkan kerumunan.
Untuk diketahui, sebanyak 13 pasangan calon kepala daerah yang sudah mendaftar ke KPU kabupaten di Sumsel.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Baca Juga: Peserta Pilkada Langgar Protokol Covid 19, Pelantikkannya Bisa Ditunda!
Berita Terkait
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan