SuaraSumsel.id - Misteri keberadaan Sidik Purwanto, 60, warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya terkuak. Bos usaha mebel ini telah dikubur di pinggir sawah oleh pelaku perampokan yang terjadi sekitar tujuh tahun silam.
Pembunuhan ini diakui pelaku Muslimin, setelah diamankan Jatanras Polda Sumsel, Jumat di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), (4/9/2020) kemarin.
Jasad Sidik dimakamkan pelaku di pinggir sawah di Sungai Kundur, Mariana Banyuasin I Sumsel, setelah seluruh harta dirampok pelaku.
Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan ditemukan lokasi pemakaman korban setelah pelaku Muslimin (37) dibekuk. Pelaku mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap korban pada tujuh tahun yang lalu.
“Dia (pelaku Muslimin) selaku eksekutor (yang memakamkan korban). Dia mengubur bersama tersangka lainnya Yuliana. Lokasi pemakaman tak jauh dari rumah tersangka Yuliana,” ujar dia pada Sabtu (5/9/2020).
Pihaknya selama ini kesulitan menemukan lokasi korban yang dikubur tersebut lantaran tersangka Yuliana bunuh diri. “Karena itulah kami kesulitan mencari di mana lokasi korban yang dibunuh usai dirampok itu dikuburkan,” kata dia.
Saat mengevakuasi diketahui jasad korban hanya tertinggal tulang belulang yang dibungkus karung yang sudah melapuk.
Aksi perampokan berlangsung 3 Maret, Muslimin dan empat rekannya melancarkan aksi dengan berpura-pura menyewa mobil pickup Daihatsu Grand Max Luxio BG 9623 ND bewarna biru milik korban.
Saat itu, Yuliana dan Amin (masih buron) berpura-pura hendak pindah rumah. Mereka menghubungi korban untuk menyewa mobil dengan alasan untuk mengangkut barang-barang.
Baca Juga: Sadis! Warga Mojokerto Tewas Dibacok Tetangga Pakai Sabit
Karena tak menaruh curiga, korban menerima tawaran dan datang ke rumah tersangka. Yuliana minta korban masuk ke dalam kamar guna membantu mengangkat barang-barangnya.
Di saat itulah, korban disekap dan dibawa ke kamar mandi oleh para pelaku. Korban dimasukkan ke dalam bak mandi hingga kehabisan nafas. Mayat korban lalu dimasukkan ke dalam karung dan dibawa oleh pelaku Muslimin dan Yuliana di lokasi pemakaman.
Atas penyelidikan kasus ini, polisi sudah mengamankan dua pelaku yang lebih dahulu, yakni Suhendra (36) dan Nopri (36) yang telah divonis hukuman penjara seumur hidup dan kini mendekam di Lapas Nusakambangan.
Sementara Yuliana alias Lebek (35) merupakan warga Mariana, Kabupaten Banyuasin memilih bunuh diri usai dibekuk di ruang Reskrim Palalawan Polda Riau.
“Jadi, empat pelaku telah ditangkap dan satu lagi masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama Amin,” pungkas Suryadi.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
WNI Bunuh WNI di Armenia, 6 Pelaku Ditangkap
-
Pengusaha Tembakau Tolak Aturan Turunan PP 28/2024, Dinilai Ancam Industri dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Diancam Pengusaha Lokal Jika Tak Tertibkan Perusahaan Baja China
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Kronologi Kematian Brigadir EWS, Ditemukan Tewas di Rumah Kos hingga 13 Saksi Diperiksa
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery