SuaraSumsel.id - Kasus seorang suami yang diduga tega menjual istri untuk melunasi utang sebesar Rp 500 ribu masih menjadi buah bibir.
Terkini, muncul pengakuan mengejutkan dari HS (24) pelaku yang diduga menjual istrinya, T (23) kepada pria paruh baya di Jorong Koto Gadang, Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Sumatera Barat.
Dikutip dari Padangkita.com.--jaringan Suara.com, Senin (27/7/2020), HS yang merupakan warga Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Tanah Datar menyerahkan diri ke Polsek Lintau Buo pada Jumat (24/7).
Namun menurut Kapolsek Lintau Buo, Iptu Surya Wahyudi, anggota polsek terlebih dahulu mendatangi kediaman HS sebelum yang bersangkutan menyerahkan diri.
Saat itu, HS tidak berada di rumah hingga pihak keluarga membawanya ke kantor polisi.
"Jadi saat kita datangi, dia tidak di rumah. Akhirnya melalui salah satu kerabatnya kita jelaskan semuanya. Dan pada Jumat malam itu, dengan diantar keluarga, HS menyerahkan diri ke Mapolsek," ujar Surya kepada Padangkita.com, Minggu (26/7).
Surya menuturkan, sebelum digiring ke Polres Tanah Datar, HS dimintai keterangan awal di Polsek Lintau Buo.
Kepada petugas, HS mengaku nekat menjual istrinya karena merasa tertekan dengan utangnya kepada NR (50).
"Karena HS tahu jika NR itu memiliki sikap temperamen, HS merasa tertekan karena takut NR yang sudah menagih utang berbuat yang tidak-tidak," jelas Surya.
Baca Juga: Penusuk Imam Pekanbaru Diduga Kecewa Konsultasi Tak Pernah Diberi Solusi
HS kemudian membuat kesepakatan kepada NR untuk menyerahkan istrinya sebagai jaminan utang. Saat itu juga, NR menyetujuinya
Istri Tak Tahu Ada Kesepakatan
Meski begitu, terang Surya, kesepakatan tersebut dibuat tanpa sepengetahuan T, hingga tiba-tiba korban dipaksa melayani HS.
"Awalnya istrinya tidak tahu jika suaminya HS telah membuat kesepakatan dengan NR. Jadi perbuatan pertama itu dilakukan pada malam hari di rumah tempat tinggal HS dan istrinya T," ujar Surya.
Pada malam yang telah disepakati, NR kemudian mendatangai rumah HS dan menunggu di luar. Kala itu, di dalam rumah, HS mengajak istrinya berhubungan badan.
"Saat istrinya tertidur, NR kemudian masuk ke dalam rumah. Karena gelap dan memang tidak ada penerangan, NR kemudian mulai melakukan aksinya. Sementara T yang tertidur mengira jika yang masih melakukan itu adalah suaminya HS," papar Surya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel