3 Sektor Ini Jadi Penyelamat Ekonomi Sumsel, Tumbuh 113 Persen

Untuk sektor yang memberikan kontribusi terbesar yaitu pertambangan 25,24 persen, industri pengolahan 18,44 persen, serta perdagangan sebesar 13,89 persen.

Tasmalinda
Selasa, 06 Februari 2024 | 11:49 WIB
3 Sektor Ini Jadi Penyelamat Ekonomi Sumsel, Tumbuh 113 Persen
Ilustrasi stockpile batu bara di Way Lunik, Panjang, Bandar Lampung. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengultimatum dua perusahaan stockpile batu bara untuk menyelesaikan masalah dengan warga setempat. [ANTARA/Walhi Lampung]

SuaraSumsel.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Sumatera Selatan pada Triwulan IV 2023 secara tahunan (year on year/yoy) tumbuh 4,94 persen.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan ekonomi Sumsel berdasarkan Produk Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku senilai Rp157,94 triliun dan atas dasar harga konstan senilai Rp90,98 triliun.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan IV 2023 secara yoy tumbuh 4,94 persen atau mengalami kenaikan dibandingkan triwulan III 2023 sebesar 1,90 persen,” katanya.

Ia menjelaskan menurut lapangan usaha, distribusi dan pertumbuhan PDRB Sumsel ditopang oleh 17 sektor dimana 15 sektor mengalami pertumbuhan dan dua lainnya yaitu administrasi pemerintah serta jasa kesehatan penurunan masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,26 persen

Untuk pertumbuhan tertinggi menurut lapangan usaha disumbangkan oleh sektor akomodasi makan dan minum sebesar 13,56 persen, jasa keuangan 8,41 persen, dan sektor pengadaan listrik dan gas sebesar 7,66 persen.

Untuk sektor yang memberikan kontribusi terbesar yaitu pertambangan 25,24 persen, industri pengolahan 18,44 persen, serta perdagangan sebesar 13,89 persen.

“Ketiga sektor tersebut kontribusinya mencapai 57,57 persen. Maka, artinya dengan menjaga ketiganya tumbuh cukup bagus tentu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara umum di Sumsel,” jelasnya.

Ia mengatakan untuk sumber pertumbuhan tertinggi menurut lapangan usaha berasal dari pertambangan dan penggalian yakni sebesar 1,18 persen.

“Maka total pertumbuhan ekonomi 4,94 persen, pertambangan memiliki kontribusi 1,18 persen, industri pengolahan 0,93 persen, perdagangan 0,83 persen, dan pertanian 0,29 persen,” ujarnya.

Pertumbuhan PDRB menurut pengeluaran mencatatkan pertumbuhan tertinggi berasal dari komponen impor luar negeri yang mengalami pertumbuhan sebesar 113,20 persen.

“Untuk kontribusi tertinggi dari konsumsi rumah tangga dengan distribusi sebesar 62,18 persen dan pertumbuhan 4,84 persen,” kata Wahyu. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak