Tergoda karena Cantik, Guru Honorer Banyuasin Rudapaksa Siswi SD

Dia telah diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Banyuasin.

Eliza Gusmeri
Sabtu, 18 September 2021 | 16:50 WIB
Tergoda karena Cantik, Guru Honorer Banyuasin Rudapaksa Siswi SD
Imam Karomen diperiksa polisi (Welly Jasrial Tanjung/suara)

SuaraSumsel.id - Imam Karomen (31), seorang guru honorer di Kabupaten Banyuasin melakukan rudapaksa terhadap tiga siswinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Dia telah diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Banyuasin. Ia nekat melakukan pencabulan dan pelecehan itu karena tergoda kecantikan tiga siswinya.

Ia sering melihat ketiganya di sekolah, muncul niat untuk melakukan aksi pencabulan dan pelecehan terhadap korban.

"Anaknya cantik. Saya berpikir, bisa membujuknya untuk diajak ke perpustakaan. Makanya, saya mengajaknya dengan menggunakan alasan mengoreksi soal di perpustakaan," ujar Imam saat diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin, Sabtu (17/9/2021).

Baca Juga:Merasa Dihantui, Pembunuh Siswi SD di Nias Menyerahkan Diri ke Polisi

Dengan bujuk rayunya, akhirnya korban bisa membujuk L (13) yang saat itu masih pelajar kelas 5. Pelaku, mengajak korbannya ke ruang perpustakaan dengan modus mengoreksi soal.

Karena keluguannya, korban mengikuti ajakan dari pelaku Imam Karoman ini.Saat itu kondisi perpusatakaan sekolah sepi, sebab kegiatan belajar mengajar sudah usai, Imam pun melancarkan aksi bejatnya.

Ia membujuk L untuk berhubungan badan layaknya suami istri. Agar korban mau, pelaku Imam ini menjanjikan akan memberi tambahan nilai kepada korban. Karena hal itu, korban hanya menuruti permintaan pelaku Imam.

"Cuma sekali itu kalau dengan L. Sampai berhubungan badan. Kalau dengan yang lain tidak pernah, hanya memegang saja. Tidak sampai saya ajak untuk berhubungan seperti L," ungkapnya.

Setelah melakukan aksinya, Imam sempat berpesan kepada L untuk tidak menceritakan hal yang terjadi kepada siapapun. Kemauan Imam, di iyakan L yang tidak pernah menceritakan hal tersebut ke keluarganya.

Baca Juga:Siswi SD di Nias Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Hilang

Usai melakukan aksinya, Imam tidak pernah lagi memanggil atau mengajak L ke ruang perpustakaan. Tetapi, ia mencari siswi lain untuk menjadi korban selanjutnya. Meski, siswi yang lain hanya dilecehkannya.

(welly jasrial tanjung)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak