Tasmalinda
Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:30 WIB
Perwakilan Kilang Plaju menunjukkan piagam penghargaan dari BKKBN Sumatera Selatan atas dukungan dan partisipasi aktif dalam penyelenggaraan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju meresmikan Energy Kids Daycare pada Oktober 2025 di Kompleks Pertamina Plaju untuk mendukung pekerja.
  • Fasilitas yang masuk program TAMASYA BKKBN Sumsel ini melayani 21 anak berusia 13 hingga 63 bulan dengan dukungan lima pengasuh bersertifikat.
  • Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel memberikan apresiasi karena fasilitas tersebut meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja dan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

SuaraSumsel.id - Fasilitas penitipan anak di lingkungan kerja menjadi salah satu upaya mendukung pekerja sekaligus memastikan kebutuhan tumbuh kembang anak tetap terpenuhi. Hal ini diwujudkan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju melalui Energy Kids Daycare, yang mendapat apresiasi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan.

Fasilitas yang beroperasi sejak Oktober 2025 tersebut kini melayani 21 anak berusia 13–63 bulan, meningkat dari awal pembentukannya yang hanya membina empat anak. Energy Kids Daycare menjadi bagian dari Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga bersama BKKBN.

Apresiasi tersebut diberikan atas kolaborasi Kilang Plaju dalam mendukung program prioritas BKKBN, sekaligus mendorong tersedianya tempat penitipan anak di lingkungan kerja, baik instansi pemerintah, BUMN, maupun swasta.

BKKBN Apresiasi Fasilitas Pengasuhan Anak di Lingkungan Kerja

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, dr. Arios Saplis, mengapresiasi langkah Kilang Plaju yang dinilai menjadi contoh praktik baik penyelenggaraan tempat penitipan anak di lingkungan industri.

Menurut Arios, fasilitas pengasuhan anak tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat penitipan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan keluarga pekerja dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Penyelenggaraan TAMASYA di lingkungan kerja bukan sekadar menyediakan fasilitas fisik, melainkan bentuk komitmen institusi dalam mendukung kesejahteraan keluarga pekerja serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini,” ujar Arios.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan dunia usaha memungkinkan anak memperoleh pengasuhan yang responsif, pemantauan tumbuh kembang secara terpadu, serta perlindungan selama orang tua menjalankan pekerjaan.

Program TAMASYA juga dirancang untuk mendampingi keluarga dalam menerapkan pola pengasuhan positif tanpa menghilangkan peran utama orang tua. Pelaksanaannya di Sumatera Selatan mengacu pada Keputusan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Nomor 214/HK.02.02/J.6/2025 tentang Penyelenggaraan TAMASYA di Sumatera Selatan.

Baca Juga: Dari Temuan ke Perbaikan, Kilang Plaju Perkuat Budaya Kerja Proaktif dan Keselamatan Operasional

Lima Pengasuh Bersertifikat, Tumbuh Kembang Anak Dipantau Berkala

Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju PT Pertamina Patra Niaga, Siti Fauzia, mengatakan Energy Kids Daycare dihadirkan untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang ramah keluarga (family-friendly workplace).

Fasilitas ini diharapkan membantu pekerja, khususnya orang tua yang memiliki anak usia dini, menjalankan tanggung jawab profesional dengan lebih tenang tanpa mengabaikan kebutuhan pengasuhan anak.

“Melalui TAMASYA Energy Kids Daycare, Kilang Plaju berupaya menghadirkan lingkungan kerja yang lebih ramah untuk pekerja perempuan yang memiliki anak, dengan memastikan empat pilar utama, mulai dari pengasuhan berkualitas, pemantauan tumbuh kembang, keterlibatan aktif orang tua, hingga kesiapan sistem rujukan kesehatan dapat berjalan secara terpadu,” kata Fauzia.

Energy Kids Daycare berlokasi di Jalan Permai, Kompleks Pertamina Plaju, dan beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 07.30–16.30 WIB.

Pelaksanaannya ditopang empat pilar utama. Pertama, peningkatan kompetensi pengasuh. Seluruh lima pengasuh yang bertugas telah mengikuti pelatihan profesional dan mengantongi sertifikasi pengasuhan anak.

Load More