Tasmalinda
Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:07 WIB
Tumpukan sampah menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, Palembang, Sumatera Selatan.
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir Sukawinatan di Palembang pada Senin malam, 12 Oktober 2026.
  • Petugas Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan alat berat serta melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan malam itu.
  • Dinas Lingkungan Hidup berencana menjadwalkan penyiraman rutin harian serta meningkatkan patroli untuk mencegah kebakaran susulan.

Setelah kebakaran, DLH Palembang berencana menjadwalkan penyiraman dan pendinginan secara rutin setiap hari pada timbunan sampah di TPA Sukawinatan. DLH juga akan meningkatkan patroli, memastikan penyiraman dan pendinginan berlangsung berkala, serta menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api kembali.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan setelah kebakaran terbaru. Meski demikian, efektivitasnya perlu dilihat dari pelaksanaan di lapangan, termasuk konsistensi patroli, kesiapan peralatan, dan kecepatan petugas merespons apabila titik api kembali terdeteksi.

Pada Juli 2025, DLH Palembang juga menyatakan telah mengaktifkan tim pemantauan untuk mengantisipasi kebakaran di TPA Sukawinatan. Kepala DLH saat itu, Akhmad Mustain, mengatakan pihaknya memiliki enam pompa portabel bergerak untuk membantu membasahi timbunan sampah ketika cuaca panas berpotensi memicu titik api.

Load More