- Universitas Sumatera Selatan mewisuda 109 mahasiswa dalam sidang senat terbuka di Palembang pada Kamis, 8 Oktober 2026.
- Rektor USS Yudha Pratomo Mahyuddin mendorong seluruh lulusan agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di masyarakat.
- Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang berpesan agar para alumni terus belajar dan berkontribusi membangun daerah.
SuaraSumsel.id - Sebanyak 109 mahasiswa Universitas Sumatera Selatan (USS) resmi menyandang gelar akademik dalam Sidang Khusus Senat Terbuka Wisuda ke-8 Tahun Akademik 2025/2026 di Golden Graha Sriwijaya, Palembang, Kamis (8/10/2026).
Namun, seremoni wisuda tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi. Para lulusan justru didorong untuk membawa ilmu yang diperoleh ke tengah masyarakat dan dunia kerja.
Rektor USS H Yudha Pratomo Mahyuddin mengatakan para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Gelar yang diperoleh harus menjadi bekal untuk memberikan dampak nyata setelah meninggalkan kampus.
“Kami berharap para wisudawan dan wisudawati Universitas Sumatera Selatan dapat memberikan dampak signifikan di masyarakat, berkontribusi terhadap perusahaan-perusahaan, maupun mendirikan perusahaan sendiri sehingga dapat menyerap tenaga kerja,” kata Yudha.
Pada wisuda ke-8 ini, USS meluluskan 109 wisudawan dan wisudawati, terdiri dari 48 laki-laki dan 61 perempuan. Para lulusan berasal dari sejumlah program studi di Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komunikasi, serta Fakultas Pertanian yang mencakup Program Studi Agribisnis dan Ilmu Perikanan.
Penyematan kuncir toga dilakukan langsung oleh Rektor USS Yudha Pratomo Mahyuddin dalam sidang khusus senat terbuka tersebut. Menurut Yudha, penyelenggaraan wisuda tahun ini juga menjadi bagian dari perjalanan USS yang memasuki tahun kedelapan.
Ia mengatakan USS yang masih tergolong universitas relatif baru telah memperoleh akreditasi sangat baik.
Dari pencari kerja menjadi pembuka lapangan kerja
Pesan Rektor USS kepada para lulusan tidak berhenti pada dorongan untuk mencari pekerjaan. Para alumni juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan melihat peluang untuk membangun usaha sendiri. Dengan begitu, lulusan perguruan tinggi tidak hanya masuk ke pasar kerja, tetapi juga berpotensi menciptakan kesempatan kerja bagi orang lain.
Baca Juga: Kolaborasi BRI dan Urban Sneaker Society Dorong Ekosistem Kreatif Digital Generasi Muda Indonesia
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin membutuhkan lulusan dengan kemampuan beradaptasi dan mengembangkan kompetensi.
Yudha juga menyampaikan bahwa USS menjadi satu-satunya universitas di Sumatera Selatan yang menerima beasiswa sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Cik Ujang yang hadir dalam prosesi wisuda turut mengingatkan para lulusan agar tidak menganggap wisuda sebagai akhir perjalanan pendidikan.
Menurutnya, setelah lulus, para alumni akan menghadapi ruang yang lebih luas, mulai dari dunia kerja, kehidupan bermasyarakat hingga pengabdian. “Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju tantangan dan kesempatan yang baru,” ujar Cik Ujang.
Ia meminta para lulusan terus belajar dan mengembangkan diri sesuai bidang serta kemampuan masing-masing.
Pembangunan Sumatera Selatan, kata Cik Ujang, membutuhkan kontribusi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan lulusan perguruan tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
Kolaborasi BRI dan Urban Sneaker Society Dorong Ekosistem Kreatif Digital Generasi Muda Indonesia
-
USS dan APDESI Luncurkan Program Sarjana Inovator Desa, Siapkan SDM Unggul untuk Desa
-
Bisakah Gugatan Yudha-Baharudin Bikin Pemungutan Ulang Pilwalkot Palembang?
-
BRImo Hadirkan Ragam Promo & Program Menarik di USS 2024, Ada Voucher Belanja Hingga Logam Mulia
-
Kampung Jamur TransUss: Sulap Sekam Padi Jadi Usaha Jamur Tiram yang Menjanjikan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?